Posts

Showing posts from September, 2011

Panduan Aplikasi Pupuk Pada Tanaman Kelapa Sawit Menghasilkan

Panduan Aplikasi Pupuk Pada Tanaman Kelapa Sawit Menghasilkan 1. Penyerapan Unsur Hara oleh Tanaman Pada tanaman berumur 8 – 10 tahun pada setiap tahunnya diperlukan unsur hara untuk pertumbuhan dan produksi ( 25 ton TBS/Ha/tahun ) sebanyak kurang lebih 192,5 kg unsur N, 26,0 kg unsur P, 251,4 kg unsur K dan 61,3 kg unsur Mg. Jadi, untuk mempertahankan produksi yang tinggi, unsur hara yang diserap oleh tanaman harus diganti dalam bentuk pupuk anorganik dan organic seperti janjangan kosong dan POME (Palm Oil Mill Efluent). 2. Pengambilan Contoh Pupuk dan Analisis Untuk memastikan bahwa pupuk yang kita terima adalah mempunyai kualitas yang baik sesuai dengan spesifikasi dalam transaksi pembelian, maka perlu dilakukan pengambilan contoh pupuk dan dikirim ke laboratorium untuk di analisis. Sebelum hasil analisis diterima dengan spesifikasi yang diharapkan maka pupuk yang telah berada di kebun tersebut belum bisa diaplikasikan. 3. Dosis, Waktu, Peletakan dan Supervisi Pemupukan Untuk men

palm (plant)

Palm (plant), common name for a family of woody flowering plants widespread in the tropics. They are of great economic importance because of the food, fiber, and oil they provide, and because of their ornamental uses. The family is the only member of its order and contains about 2,600 species, making it the fourth largest among the monocots, after the grasses, lilies, and orchids. Palms have a characteristic growth form: a single, unbranched trunk topped with a tuft of fanlike or featherlike leaves. The flowers are borne in axillary clusters (inflorescences), and a large, interwoven mass of roots occurs at the trunk base. The trunks of palms, like those of other monocots, have no secondary growth; thus, the diameter of the trunk does not increase with the age of the tree, as in dicots. The growing tip of the trunk instead is built up into a large mass in the seedling stage, and maintains that broad width as the trunk matures. Bundles of vascular tissue are scattered throughout the trun

oil palm

Oil Palm, common name for an ornamental and economically valuable palm tree, native to western Africa and widespread throughout the tropics. The oil palm grows up to 9 m (30 ft) in height. It has a crown of feathery leaves that are up to 5 m (15 ft) long. The flower cluster is on a short thick spike at the base of the leaves. Flowering is followed by the development of a cluster of egg-shaped, red, orange, or yellowish fruits. Each fruit is approximately 3 cm (1 in) long and contains from one to three seeds embedded in a reddish pulp. Palm oil is extracted from the fruit pulp. This yellowish or reddish oil is used mostly in the manufacture of soap and candles. Palm oil is also the largest source of palmitic acid, a fatty acid used in numerous commercial processes. The more valuable palm kernel oil is obtained from the seed kernels of the fruit. This white oil has a pleasant odor and nutty flavor and is used in making margarine as well as soap and candles. The kernels are shipped to mil

Contoh Studi Kasus Internal Audit

PT. MATAHARI KAHURIPAN INDONESIA INTERNAL AUDIT DIVISION 1. Di salah satu propinsi, PT. MAKIN mendapat tawaran dari pemerintah daerah untuk berinvestasi mengembangkan perkebunan kelapa sawit seluas 40.000 ha. Data-data pendukung areal belum tersedia, seperti : - Kondisi fisik areal (topografi, tanah, iklim, sosial masyarakat, prasarana dan lain-lain) belum diketahui. - Status penggunaan areal (atau status kawasan hutan) belum diketahui. - Penggunaan areal oleh pihak lain belum diketahui - Respon pemerintah daerah sangat baik - Respon masyarakat ada yang mendukung dan ada juga yang kontra (tidak berminat). Seandainya PT. MAKIN berminat untuk berinvestasi di propinsi tersebut tindakan dan strategi apa yang harus dilakukan untuk meyakinkan areal yang ditawarkan oleh pemda itu layak atau tidak layak dibuka ?. 2. Setelah ditelaah lebih dalam mengenai kondisi lahan, ternyata diperoleh data-data pendukung sebagai berikut : - Kondisi fisik areal : 50 % gambut (50 % gambut dalam, 50 % gambut d

Prinsip dan Kriteria RSPO Untuk Produksi Minyak Sawit Berkelanjutan

Prinsip dan Kriteria RSPO Untuk Produksi Minyak Sawit Berkelanjutan Dokumen Panduan Naskah final untuk Kelompok Kerja Kriteria RSPO Maret 2006 RSPO Principles dan Kriteria for Sustainable Palm Oil Production. Panduan Document. March 2006 Preamble 2 Panduan untuk memenuhi Prinsip dan Kriteria RSPO untuk produksi minyak sawit berkelanjutan Pembukaan Produksi minyak sawit berkelanjutan meliputi pengelolaan dan operasi yang legal, layak secara ekonomi, berwawasan lingkungan dan bermanfaat secara sosial. Ini dapat dicapai lewat penerapan serangkaian prinsip dan kriteria, dan panduan terkait. Kriteria dan panduan ini akan diterapkan untuk uji coba pelaksanaan yang akan berlanjut sampai bulan Nopember 2007, dan akan ditinjau pada akhir periode tersebut. Pelaksanaan uji coba tersebut ditujukan untuk uji coba prinsip dan kriteria di lapangan, dan karenanya memungkinkan adanya penyempurnaan pada panduan. Pengembangan panduan yang lebih rinci untuk penerapan prinsip dan kriteria oleh petani merup

Pengangkutan Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit

Image
1. PENDAHULUAN Tanaman kelapa sawit merupakan salah satu tanaman penghasil produksi (buah/bunch) yang tonase per ha dan per tahunnya sangat tinggi dibandingkan dengan tanaman-tanaman lain (dapat mencapai 35 ton TBS/ha/tahun). Oleh karena itu organisasi atau pekerjaan transportasi di perkebunan kelapa sawit adalah salah satu pekerjaan yang terpenting/utama. Pada umumnya pengangkutan buah menggunakan kendaraan truk (dump truck atau light truck). Namun pada beberapa kasus (terutama kebun di areal gambut) pengangkutan buah ada yang menggunakan lori yang ditarik oleh lokomotif langsung dari blok-blok ke pabrik. Beberapa kebun kendaraan pengangkutan buah disediakan sendiri. Namun ada juga kebun-kebun yang menggunakan kendaraan sewa seluruhnya untuk pengangkutan buah (pengangkutan oleh kontraktor). Transport buah (Fruit Fresh Bunches = FFB) merupakan mata rantai dari 3 (tiga) mata rantai yang terpenting dan saling mempengaruhi yaitu Panen, Angkut dan Olah atau disingkat PAO.