Sunday, 13 January 2019

TINGKATAN DI DALAM MENYUCIKAN ANGGOTA TAHARAH YANG TERKENA LUKA



✍️ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah berkata :

✅ Bahwasanya jika didapati luka pada anggota taharah, maka ada beberapa tingkatan:

1⃣ Tingkatan pertama :
Lukanya terbuka dan tidak berbahaya ketika dibasuh. Pada tingkatan ini, wajib baginya untuk membasuh anggota tersebut, jika asalnya memang anggota yang wajib dibasuh.

2⃣ Tingkatan kedua :
Lukanya terbuka dan berbahaya ketika dibasuh, tapi tidak berbahaya ketika diusap. Pada tingkatan ini, wajib untuk diusap tanpa harus dibasuh.

3⃣ Tingkatan ketiga :
Lukanya terbuka dan berbahaya ketika dibasuh maupun diusap. Pada keadaan ini, ia bertayammum karenanya.

4⃣ Tingkatan keempat :
Lukanya tertutup dengan perban atau yang semisalnya, yang memang dibutuhkan. Pada tingkatan ini, cukup diusap di atas penutupnya dan tidak perlu mencuci anggota tubuh tersebut dan tidak perlu pula bertayammum.

📚 Majmu' Fatawa wa Rasa-il Al-'Utsaimin (11/115)

قال الشيخ محمد بن صالح العثيمين رحمه الله :

إنه إذا وجد جرح في أعضاء الطهارة فله مراتب:

المرتبة الأولى: أن يكون مكشوفا ولا يضره الغسل، ففي هذه المرتبة يجب عليه غسله إذا كان في محل يغسل.

المرتبة الثانية: أن يكون مكشوفا ويضره الغسل دون المسح، ففي هذه المرتبة يجب عليه المسح دون الغسل.

المرتبة الثالثة: أن يكون مكشوفا ويضره الغسل والمسح، فهنا يتيمم له.

المرتبة الرابعة: أن يكون مستورا بلزقة أو شبهها محتاج إليها، وفي هذه المرتبة يمسح على هذا الساتر، ويغنيه عن غسل العضو ولا يتيمم.

📚 مجموع فتاوى ورسائل العثيمين (١١٥/١١)

➖➖➖


⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon


No comments: