Monday, 14 January 2019

CARA TAUBAT ORANG YANG MENUDUH ZINA TANPA 4 SAKSI YANG ADIL


🔸 Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

"Yang kedua dari jenis-jenis kedustaan adalah: Berita yang tidak boleh disampaikan walaupun sesuai dengan fakta yang diberitakan, seperti berita orang yang menuduh zina sendirian bahwa dia melihat zina tersebut dan mengabarkannya.

Jadi orang yang seperti ini dia adalah pendusta menurut hukum Allah Ta'ala, walaupun beritanya sesuai dengan apa yang dia beritakan. Oleh karena inilah Allah Ta'ala berfirman:

فَإِذْ لَمْ يَأْتُوا بِالشُّهَدَاءِ فَأُولَئِكَ عِنْد اللَّه هُمُ الْكَاذِبُونَ.

"Jadi jika mereka tidak bisa mendatangkan para saksi maka mereka itu di sisi Allah adalah para pendusta." (QS. An-Nuur: 13)

Hukum Allah terhadap orang yang seperti ini adalah dengan menghukumnya sebagai seorang yang mengada-ada dan berdusta, walaupun beritanya sesuai dengan fakta.

Atas dasar ini maka taubatnya tidak akan terealisasi sampai dia mengakui bahwa dia adalah pendusta di sisi Allah, sebagaimana yang dikabarkan oleh Allah tentangnya.

Jadi jika dia tidak mengakui bahwa dia adalah pendusta –padahal Allah telah menganggapnya sebagai pendusta– maka taubatnya mana? Bukankah semacam ini hanya terus menerus dan terang-terangan menyelisihi hukum Allah yang Dia tetapkan atasnya?"

📚 Madarijus Salikin, terbitan Darul Kutub al-Arabi, jilid 1 hlm. 371-372

🌐 https://t.me/jujurlahselamanya/528
📝💻 Majmu'ah Hikmah Salafiyyah || ▶️ https://t.me/hikmahsalafiyyah


Post a Comment