Wednesday, 3 October 2018

ORANG YANG BERTAKWA TIDAK BERBICARA JIKA TIDAK PENTING, KARENA UCAPAN YANG MUBAH SERING MENYERET KEPADA YANG HARAM



✍๐Ÿผ Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:

ุฅู† ูˆุตูŠุชูŠ ู„ูƒู„ ู…ุณู„ู… ุชู‚ูˆู‰ ุงู„ู„ู‡ ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆุชุนุงู„ู‰ ููŠ ุฌู…ูŠุน ุงู„ุฃุญูˆุงู„، ูˆุฃู† ูŠุญูุธ ู„ุณุงู†ู‡ ุนู† ุฌู…ูŠุน ุงู„ูƒู„ุงู… ุฅู„ุง ูƒู„ุงู…ุง ุธู‡ุฑุช ููŠู‡ ุงู„ู…ุตู„ุญุฉ؛ ู„ุฃู†ู‡ ู‚ุฏ ูŠุฌุฑ ุงู„ูƒู„ุงู… ุงู„ู…ุจุงุญ ุฅู„ู‰ ุญุฑุงู… ุฃูˆ ู…ูƒุฑูˆู‡، ูˆุฐู„ูƒ ูƒุซูŠุฑ ุจูŠู† ุงู„ู†ุงุณ.

"Sesungguhnya wasiat saya untuk setiap muslim adalah bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam semua keadaan, dan hendaknya dia menjaga lisannya dari semua ucapan selain ucapan yang jelas maslahatnya, karena ucapan yang mubah sering kali menyeret kepada yang haram atau makruh, dan itu banyak terjadi diantara manusia."

๐Ÿ“š Majmu'ul Fatawa, jilid 3 hlm. 236

๐ŸŒ Sumber || https://twitter.com/rayatalislah/status/1046684406373646337?s=19
 || http://telegram.me/forumsalafy


No comments: