Sunday, 2 September 2018

HUKUM MEMBUAT DAN MENYEBARKAN KISAH HUMOR



✍๐Ÿป Al-Imam al-Faqih Ibnul Utsaimin rahimahullah mengatakan,

"ูˆู…ู† ุฃุนุธู… ุงู„ูƒุฐุจ: ู…ุง ูŠูุนู„ู‡ ุจุนุถ ุงู„ู†ุงุณ ุงู„ูŠูˆู…، ูŠุฃุชูŠ ุจุงู„ู…َู‚َุงู„ุฉ ูƒุฐุจุงً ูŠุนู„ู… ุฃู†ู‡ุง ูƒุฐุจ، ู„ูƒู† ู…ู† ุฃุฌู„ ุฃู† ูŠุถุญูƒ ุงู„ู†ุงุณ، ูˆู‚ุฏ ุฌุงุก ููŠ ุงู„ุญุฏูŠุซ ุงู„ูˆุนูŠุฏ ุนู„ู‰ ู‡ุฐุง،

“Termasuk kedustaan terbesar adalah perbuatan sebagian orang di zaman ini yang membawakan kisah humor dusta —dan dia tahu itu adalah dusta— untuk membuat orang lain tertawa.

Ada hadits yang mengancam perbuatan ini.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ูˆูŠู„ٌ ู„ู„ุฐูŠ ูŠุญุฏِّุซُ ููŠูƒุฐุจ ู„ูŠุถุญูƒ ุจู‡ ุงู„ู‚ูˆู…، ูˆูŠู„ٌ ู„ู‡ُ، ูˆูŠู„ٌ ู„ู‡

“Kebinasaan bagi seseorang yang bercerita dusta untuk membuat orang-orang tertawa. Kebinasaan baginya! Kebinasaan baginya!”

ูˆู‡ุฐุง ูˆุนูŠุฏٌ ุนู„ู‰ ุฃู…ุฑٍ ุณู‡ُู„ ุนู†ุฏ ูƒุซูŠุฑ ู…ู† ุงู„ู†ุงุณ."

Inilah ancaman terhadap perbuatan yang dianggap remeh ini oleh banyak manusia.”

(Syarh Riyadh ash-Shalihin, 1/297)

๐Ÿ“š Sumber || https://telegram.me/fawaz_almadkali

⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

No comments: