Friday, 24 August 2018

Memilih Teman Bergaul

Tulisan ini bersumber dari Channel Telegram @AbdullahHadrami milik Ustadz Abdullah S. Hadrami. Jika ingin mendapatkan ilmu dan faedah lebih banyak, silahkan bergabung dengan Channel Telegram tersebut.

Teman mempunyai pengaruh sangat besar dalam kehidupan kita bukan hanya di dunia saja, akan tetapi sampai di akhirat.

Salah dalam memilih teman bergaul akan menyebabkan penyesalan abadi.

Allah berfirman:

“Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: "Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul".
Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab(ku).
Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia.
[Al-Qur’an, surat 25 Al-Furqan, ayat 27-29]

Syaikh Dr Ahmad Farid hafidhahullah dalam kitabnya “Tazkiyatun Nafs” mengklasifikasikan teman bergaul menjadi empat macam, yaitu;

1- Teman bergaul ibarat gizi yang sangat dibutuhkan sepanjang waktu dan kita tidak bisa lepas darinya. Mereka adalah para ulama dan teman-teman shaleh yang selalu mengajak kita untuk istiqamah di jalan Allah. Bergaul dengan mereka adalah keuntungan besar.

2- Teman bergaul ibarat obat yang dibutuhkan pada saat sakit saja. Mereka adalah siapa saja yang kita perlu berhubungan dengan mereka dalam urusan dunia yang kita butuhkan. Bergaul dengan mereka seperlunya saja.

3- Teman bergaul ibarat penyakit yang dikhawatirkan akan menularkan penyakitnya kepada kita. Mereka adalah siapa saja yang dapat merusak hati dan pikiran kita, serta merugikan dunia dan akhirat kita atau salah satunya. Mereka tidak layak dijadikan teman bergaul. Kalau terpaksa harus bergaul maka jangan pernah memberikan hati kita kepadanya, cukup badan kita saja, hati tetap bersama Allah.

4- Teman bergaul ibarat racun yang sangat berbahaya dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Mereka adalah siapa saja yang merusak aqidah kita dan menyesatkan kita dari jalan Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam. Jauhi mereka sejauh-jauhnya jika kita lemah dan tidak mampu menyadarkan mereka.

Demikianlah macam-macam teman bergaul dan kita harus waspada serta berhati-hati jika ingin selamat dunia akhirat.

Majelis Taklim Ibu-Ibu “Riyadhush Shalihat” Dewandaru Malang, Selasa 18 Dzulqa’dah 1439 / 31 Juli 2018

Akhukum Fillah
@AbdullahHadrami
Post a Comment