Monday, 27 August 2018

Memilih Perkara yang Bagus dan Menjauhi Perkara yang Buruk


MILIH PERKORO SING BAGUS LAN NGADOHI PERKORO KANG ALA


Link audio dalam bahasa Jawa

🍍 Dalam kehidupan ini kita selalu dalam pilihan. Memilih bersyukur atau kufur nikmat, Iman kepada Alloh atau Kafir.

 وَقُلِ الْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ ۖ فَمَن شَاءَ فَلْيُؤْمِن وَمَن شَاءَ فَلْيَكْفُرْ ۚ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا ۚ وَإِن يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ ۚ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا

Dan katakanlah (Muhammad), “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; barangsiapa menghendaki (beriman) hendaklah dia beriman, dan barangsiapa menghendaki (kafir) biarlah dia kafir.” Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka bagi orang zalim, yang gejolaknya mengepung mereka. Jika mereka meminta pertolongan (minum), mereka akan diberi air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan wajah. (Itulah) minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. (Al Kahfi: 29)

🍐 Dipagi hari yg dingin kita diberi pilihan, tetap tidur di peraduan atau pergi ke masjid menunaikan sholat berjamaah dan meraih keutamaan yg besar.

Imam muslim meriwayatkan dalam shohihnya no. 657 dari shohabat Jundub bin Abdillah Rodhiyallohu'anhu Rosululloh shollallohu'alaihi wasallam bersabda:

مَن صَلَّى الصُّبحَ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ

Barang siapa sholat subuh maka dia berada dalam jaminan Alloh Ta'ala.

Demikianlah kita hidup...
Diperintahkan untuk memilih..

Ma’had Al-Faruq As-Salafy Litahfizhil Quran, Kalibagor
Telegram.me//Khotbah_jumat
Post a Comment