Monday, 20 August 2018

HUKUM MEMINDAHKAN KURBAN KE DAERAH LAIN


✍ Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :

Pemotongan hewan kurban di daerah pemiliknya adalah perkara sunnah, dan itulah yang disyariatkan. Di sisi lain itu lebih utama dan lebih sempurna.

☝ Adapun memindahkan kurban ke daerah lain, maka tidak boleh dipindahkan ke daerah lain, karena kami berpendapat wajib memakan sebagian dagingnya, kecuali jika kita bisa menjamin daging yang akan kita makan bisa dikirim.

Adapun jika kita berpendapat: tidak wajib memakannya, maka boleh dipindah. Tetapi, hal ini menyelisihi sunnah. Oleh karena itu, kami sering menyampaikan berulang kali kepada saudara-saudara kami agar tidak melakukan hal seperti ini. Yaitu, agar tidak mengirim kurban mereka ke luar daerah mereka. Bahkan, seharusnya mereka menyembelih di rumah-rumah mereka, di tengah-tengah keluarga mereka hingga syiar ini menjadi tersebar, dan anak-anak kecil mengetahui pelaksanaannya dari orang-orang dewasa.

👉 Adapun, jika ia mengirim uang untuk dibelikan kurban, lalu disembelih di sana, maka ini juga tidak boleh. Jika ia hendak memberikan manfaat kepada saudara-saudaranya di daerah lain, hendaknya ia mengirim uang saja. Kadang uang lebih bermanfaat daripada daging kurban.

📚 Silsilah Liqa-atil Babil Maftuh (4)

~~~

قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله تعالى :
الأضحية تكون في بلد المضحي هذه هي السنة، وهو المشروع، وهو الأفضل والأكمل، وأما نقلها إلى بلدٍ آخر فإننا قلنا: بوجوب الأكل منها، فإنه لا يجوز نقلها إلى بلد آخر، إلا إذا ضمنا أنه سيأتينا من هذا اللحم ما نأكله، وإن قلنا: بعدم الوجوب جاز، لكنه خلاف السنة، ولهذا نقول ونكرر لإخواننا: ألا يفعلوا هذا، أي لا يبعثوا بضحاياهم إلى الخارج، بل يضحون في بيوتهم، وبين أهليهم حتى تظهر هذه الشعيرة، ويعرفها الصغار عن الكبار، وأما أن ترسل دراهم وتذبح هنا فلا، وإذا كان يريد نفع إخوانه في بلاد أخرى يرسل إليهم دراهم، فقد تكون الدراهم أنفع لهم من اللحم.
سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح [4]
➖➖➖

⏯ Channel Telegram||http://t.me/salafy_cirebon


Post a Comment