Wednesday, 29 August 2018

DALAMNYA NERAKA


Imam Muslim rahimahulloh meriwayatkan dalam shahihnya:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَسَمِعْنَا وَجْبَةً ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " أَتَدْرُونَ مَا هَذَا ؟ " قُلْنَا : اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ ، قَالَ : " هَذَا حَجَرٌ أُرْسِلَ فِي جَهَنَّمَ مُنْذُ سَبْعِينَ عَامًا ، الآنَ حِينَ انْتَهَى إِلَى قَعْرِهَا " . وَفِي رِوَايَةِ الْهَيْثَمِ : " بَيْنَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ سَمِعَ وَجْبَةً ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " هَلْ تَدْرُونَ مَا هَذَا ؟ " قُلْنَا : اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ ، قَالَ : " هَذَا حَجَرٌ رُمِيَ بِهِ فِي النَّارِ مُنْذُ سَبْعِينَ خَرِيفًا ، فَالآنَ انْتَهَى إِلَى قَعْرِ النَّارِ

Dari Abu Hurairah Rodhiyallohu'anhu berkata, Kami sedang bersama Rasulullah Shollallohu'alaihi wasallam, tiba-tiba kami mendengar suara benturan keras.

Beliau bertanya, “Tahukah kalian, apakah itu?”

Kami menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.”

Maka beliau berkata, “Itu adalah batu yang dilemparkan ke neraka sejak tujuh puluh tahun yang lalu dan sekarang baru sampai ke dasarnya.” (HR Muslim)

Sebuah percakapan yang penuh dengan suasana iman dan kecintaan karena Alloh Subhanahu wata'ala.

Para shahabat sangat bersemangat memanfaatkan hari hari mereka untuk bermajelis bersama Rosululloh shollallohu'alaihi wasallam untuk mendengarkan al quran dan al hikmah (hadits).

Shahabat adalah generasi yang paling mengerti keutamaan majelis ilmu dan paling bersemangat memakmurkannya.

Dalam sebuah majelis bersama Rosululloh shollallohu'alaihi wasallam sebagaimana dalam hadits di atas, suara keras tiba tiba terdengar. Alloh perdengarkan kepada para shahabat sebagian suara yg berasal dari neraka.

Hadits ini tegas menunjukkan bahwa neraka sudah ada saat ini, sebagai bantahan bagi kaum mu'tazilah dan para pemuja akal yang mengingkari keberadaan al jannah dan an nar.

Hadits ini menunjukkan kedalaman iman para shahabat. Apa yg diberitakan oleh Rosululloh bahwa suara itu adalah suara batu yg sampai di dasar neraka segera diimani tanpa sedikitpun keraguan.

Demikianlah para shahabat, Alloh muliakan mereka dengan anugerah iman dan amal sholih.

Hadits ini juga menunjukkan betapa dalamnya neraka dan betapa dahsyat adzab yg ada di dalamnya.

✒ Mahad Al Faruq As Salafy Litahfizhil Quran, Kalibagor

15 Dzulhijjah 1439 H


Sumber :
Telegram.me//khotbah_jumat
Post a Comment