Friday, 31 August 2018

GELAR HAJI ADALAH BID’AH DAN MENGANDUNG RIYA'!!


✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

📬 Pertanyaan:

فـي مـعظم الـدول الإسـلامية فـور عـودة الحجـيج مـن الأراضـي المقـدسة بعـد أداء الفـريضة يلقـب مـن أدى الفـريضة بلـقب حـاج وتظـل مـلازمة لـه دائـماً فمـا حكـم ذلـك؟

Di mayoritas negara-negara Islam setelah kepulangan jamaah haji dari Tanah Suci setelah menunaikan ibadah haji, orang yang telah menunaikannya langsung digelari "haji" dan gelar tersebut selalu digunakan, bagaimana hukum hal tersebut?

🔓 Jawaban:

هـذا خطـأ، لأن فـيه نـوعاً مـن الريـاء، لا يتـلقب بـذلك ولا ينـبغي أن يـدعوه النـاس بـذلك، لأنـه مـا كـان النـاس فـي عـهد الرسـول صـلى الله عـليه وسـلم يقـولون للـحاج أنت حـاج.

Ini merupakan kesalahan, karena padanya terdapat bentuk riya', jadi tidak boleh menjadikannya sebagai gelar dan tidak sepantasnya orang lain memanggil dengannya, karena dahulu di masa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam orang-orang tidak pernah mengatakan kepada orang yang selesai berhaji, "Anda Haji."

[Majmu’ul Fatawa, jilid 24 hlm. 204]

📚 Sumber || https://goo.gl/iuQuPW

🌏 Kunjungi || http://forumsalafy.net/gelar-haji-adalah-bidah-dan-mengandung-riya/

⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

APAKAH BOLEH MENYEDEKAHKAN UANG SEHARGA KAMBING KEPADA FAQIR MISKIN SEBAGAI GANTI AQIQAH ATAU BERKURBAN?



✍🏻 Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Buhutsi Al-Ilmiyah Wal Ifta'

📪 Pertanyaan:

هل يجوز إخراج قيمة الشاة في العقيقة أو الأضحية وإعطاء هذا المبلغ للجمعيات الخيرية التي تكفل اليتامى والمساكين والفقراء بدلا عن شراء شاة وذبحها، علما أني قرأت فتوى لأحد العلماء لا أذكر اسمه أنه أفتى بجواز إعطاء قيمة الأضحية للمنتدى الإسلامي؟

Apakah boleh mengeluarkan uang seharga seekor kambing dalam aqiqah atau kurban dan memberikan uang tersebut kepada Yayasan-Yayasan yang menyantuni anak-anak yatim dan orang faqir miskin, sebagai ganti dari membeli kambing dan menyembelihnya. Karena saya pernah membaca fatwa salah seorang ulama, saya tidak ingat namanya, bahwasanya dia berfatwa bolehnya memberikan harga seekor hewan kurban kepada Yayasan Al- Muntada Al-Islamy?

🔓 Jawaban:

لا يجزئ دفع القيمة عن ذبح العقيقة وذبح الأضحية؛ لأن ذبحهما والأكل من لحمهما والتصدق منه عبادة لا يقوم مقامها التصدق بالقيمة

Tidak boleh menyerahkan uang seharga hewan sebagai ganti dari aqiqah dan menyembelih kurban. Karena menyembelihnya, memakan dagingnya, dan menyedekahkan sebagiannya adalah ibadah yang tidak bisa digantikan dengan bersedekah senilai hewan kurban/aqiqah.

Hanya Allahlah tempat meminta taufiq. Semoga shalawat dan salam terlimpah kepda Nabi kita Muhammad, keluarga beliau dan sahabat beliau.

[Komite tetap untuk Pembahasan Ilmiyah an Fatwa no 18280]

📚 Sumber || http://tinyurl.com/zwqyov7

🌍 Kunjungi || http://tinyurl.com/ybrm5azz

⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

DOA MEMINTA PANJANG UMUR

Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah

❓ Tanya :
Bolehkah berdoa meminta panjang umur? Atau memang umur itu telah ditakdirkan, sehingga tidak ada faidah berdoa meminta panjang umur?

✅ Jawab :
Tidak mengapa berdoa dengan hal tersebut. Tetapi, yang lebih utama adalah dengan mengaitkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang yang didokan.

Seperti dengan mengatakan :
"Semoga Allah memanjangkan umurmu dalam ketaatan kepadaNya, atau dalam kebaikan, atau pada sesuatu yang mendatangkan ridha Allah".

🔹Telah diketahui bahwa doa itu tidaklah menyelisihi takdir. Bahkan itu termasuk sesuatu yang ditakdirkan Seperti halnya obat-obatan, ruqyah dan yang semisalnya. Setiap sebab yang tidak menyelisihi syariat Allah, maka itu bagian dari takdir. Takdir Allah berlangsung pada orang yang sakit maupun yang sehat, bagi orang yang didoakan maupun yang tidak didoakan. Akan tetapi, Allah memerintahkan untuk menjalani sebab-sebab yang disyariatkan lagi dibolehkan, dan menetapkan dengan sebab-sebab tersebut apa saja yang dikehendakinya. Maka, itu semua termasuk takdir Allah.

Hanya Allah pemilik taufiq itu

📚 Al-Ma'mu' (8/425)

------

الدعاء بطول العمر

س: هل يجوز الدعاء بطول العمر؟. أم أن العمر مقدر، ولا فائدة من الدعاء بطوله؟.

ج: لا حرج في ذلك، والأفضل: أن يقيده بما ينفع المدعو له، مثل أن يقول: أطال الله عمرك في طاعة الله، أو في الخير، أو فيما يرضي الله، ومعلوم أن الدعاء لا يخالف القدر؛ بل هو من القدر؛ كالأدوية، والرقى، ونحو ذلك، وكل الأسباب التي لا تخالف شرع الله، فهي من القدر، وقدر الله ماضٍ في حق المريض والصحيح، من دُعِيَ له ومن لم يُدْعَ له؛ لكن الله سبحانه أمر بالأسباب المشروعة والمباحة، ورتَّب عليها ما يشاء سبحانه، وكل ذلك من قدر الله، والله ولي التوفيق. مجموع (8/425).

📝 Oleh tim salafy Cirebon
📮 Ahad, 21 robiul awal 1439/ 10 Desember 2017

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

📲 *Join Channel Telegram*
http://t.me/salafy_cirebon

HUKUM MEMBACA SURAT AL-KAHFI PADA HARI JUM'AT



✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

📪 Pertanyaan:

ما حكم قراءة سورة الكهف يوم الجمعة؟ وهل هناك فرق بين من يقرأ من المصحف أو عن ظهر قلب؟

Apa hukum membaca surat al-Kahfi pada hari jumat? Apakah disana ada perbedaan antara orang yang membacanya dari mushaf atau dari hafalannya?

🔓 Jawaban:

قراءة سورة الكهف يوم الجمعة عمل مندوب إليه، وفيه فضل، ولا فرق في ذلك بين أن يقرأها الإنسان من المصحف أو عن ظهر قلب.

Membaca surat al-Kahfi pada hari jumat itu adalah amalan yang dianjurkan, dan padanya ada keutamaan. Tidak ada perbedaan dalam hal itu, antara orang yang membacanya melalui mushaf ataupun dari hafalannya.

واليوم الشرعي من طلوع الفجر إلى غروب الشمس، وعلى هذا فإذا قرأها الإنسان بعد صلاة الجمعة أدرك الأجر، بخلاف الغسل ليوم الجمعة، فإن الغسل يكون قبل الصلاة؛ لأنه اغتسال لها فيكون مقدما عليها

Dan batasan hari secara syariat itu dimulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Oleh karena itu jika seorang itu membacanya setelah shalat jumat, berarti  dia telah mendapatkan pahala. Berbeda halnya mandi pada hari jumat, maka sesungguhnya mandi itu mesti sebelum shalat jumat, karena mandi itu untuk shalat jumat, maka ia mesti didahulukan atasnya.

Dan juga berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:

«إذا جاء أحدكم الجمعة فليغتسل»

"Jika salah seorang dari kalian mendatangi jumat, maka hendaknya dia mandi"

[Majmu Fatawa Ibnul Utsaimin juz 16/142-143]

📚 Sumber || http://www.albaidha.net/vb4/showthread.php?t=56433

@ForumSalafy
Repost:
Murattal
https://t.me/BacalahAlQuran

KABAR GEMBIRA UNTUK PARA ORANG TUA

ANAK-ANAK KALIAN
TERMASUK BAGIAN USAHA KALIAN
➖➖➖➖➖➖➖➖🍃
t.me/rumahbelajar

✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah berkata:

كـل مـا يفعـله الـولد يـستفيد منـه الوالـدان عـلى اعـتبار أنهـما الـسبب فـي هـذا الخـير

Setiap apa yang dilakukan oleh seorang anak, maka kedua orang tuanya akan mendapatkan manfaat, karena kedua orang tua merupakan sebab dalam kebaikan tersebut.

● Sebagaimana firman Allah Ta'ala:

 { َأمْ لـَمْ يُنـَبَّأْ بـِمَا فِـي صُـحُفِ مـُوسَى✫ٰ وَإِبْـرَاهِيمَ الَّـذِي وَفَّـىٰ ✫ أَلَّا تـَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخـْرَىٰ ✫ وَأَنْ لَـيْسَ لـِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَـا سـَعَىٰ }

"Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa? Dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji? (Yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain, ٰdan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. (QS. An-Najm 36- 39)

● Dan dalam hadits yang shahih:

"أفـضل الكسـب كسـب الرجـل مـن عـمل يـده وأن أولادكـم مـن كسـبكم"

"Sebaik-baik usaha seorang adalah usaha seorang dari perbuatan tangannya, dan sesungguhnya anak-anak kalian itu termasuk bagian dari usaha kalian."

Dan dari konteks hadits tadi, kita bisa mengeluarkan faedah yang telah lalu disebutkan:

وهـي أن كـل الأعـمال الصـالحة التـي تـصدر مـن الـولد فهـي يصـل ثـوابها للـوالد

Yaitu bahwa setiap amalan shalih yang bersumber dari seorang anak, maka pahalanya akan sampai kepada juga kepada orang tuanya.

(Silsilah Al-Huda wan-Nuur 83.)

📚 Sumber || https://t.me/joinchat/AAAAAEDwIEovxsisUXAN2g

🌏 Kunjungi || http://forumsalafy.net/kabar-gembira-untuk-para-orang-tua/

⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

@rumahbelajar

Thursday, 30 August 2018

DUA JENIS MANUSIA YANG DO'ANYA PASTI DIKABULKAN



 Al 'Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :

Ada 2 jenis manusia yang pasti dikabulkan doanya, yaitu :

1. Orang yang mengalami kesulitan

2. Orang yang terzalimi

Adapun orang yang mengalami kesulitan, maka karena rahmat Allah mendahului amarah-Nya, tentu Allah akan merahmati orang yang mengalami kesusahan dan mengabulkan doanya.

Adapun orang yang terzalimi, maka karena kesempurnaan sifat adil Allah 'Azza wa Jalla, tentu Ia akan mengabulkan doa orang yang terzalimi, sebagai pertolongan baginya menghadapi orang yang zhalim.

📚 Tafsir Surah Al-An'am (1/216)


📍قال العلامة ابن عثيمين - رحمه الله تعالى:

صنفان تجاب دعوتهما الأول المضطر والثاني المظلوم ، أما المضطر فلأن رحمة الله سبقت غضبه فيرحم المضطر ويجيب دعوته ، وأما المظلوم فلكمال عدل الله عز وجل أن يجيب المظلوم انتصارا له علىٰ الظالم.
【 تفسير سورة الأنعام (٢١٦/١) 】

نتعاون على السنة
السنة سفينة نوح من ركبها نجا ومن تخلف عنها هلك
https://t.me/Nataouan
https://fb.com/Nataouan
➖➖➖


⏯ Channel Telegram||https://t.me/salafy_cirebon

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

SEMANGATLAH MENYAMPAIKAN ILMU, WALAUPUN HANYA SATU ORANG YANG MAU MENERIMANYA


✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad Aman al-Jamy rahimahullah berkata:

على الإنسان أن يسعى في هداية عباد الله ولو شخصا واحدا، وكما قلت يسرت الأمور اليوم لمن يريد أن يعمل.

"Hendaknya seseorang berusaha memberi hidayah (penjelasan ilmu agama) kepada hamba-hamba Allah walaupun hanya satu orang, dan sebagaimana yang saya katakan bahwa hari ini perkaranya (sarana meraih ilmu) mudah bagi siapa yang ingin beramal."

📚 Qurratu Uyunil Muwahhidin, hlm. 20

🌍 Sumber || https://twitter.com/amanjami2/status/764094334459191297

⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

Wednesday, 29 August 2018

DALAMNYA NERAKA


Imam Muslim rahimahulloh meriwayatkan dalam shahihnya:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَسَمِعْنَا وَجْبَةً ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " أَتَدْرُونَ مَا هَذَا ؟ " قُلْنَا : اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ ، قَالَ : " هَذَا حَجَرٌ أُرْسِلَ فِي جَهَنَّمَ مُنْذُ سَبْعِينَ عَامًا ، الآنَ حِينَ انْتَهَى إِلَى قَعْرِهَا " . وَفِي رِوَايَةِ الْهَيْثَمِ : " بَيْنَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ سَمِعَ وَجْبَةً ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " هَلْ تَدْرُونَ مَا هَذَا ؟ " قُلْنَا : اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ ، قَالَ : " هَذَا حَجَرٌ رُمِيَ بِهِ فِي النَّارِ مُنْذُ سَبْعِينَ خَرِيفًا ، فَالآنَ انْتَهَى إِلَى قَعْرِ النَّارِ

Dari Abu Hurairah Rodhiyallohu'anhu berkata, Kami sedang bersama Rasulullah Shollallohu'alaihi wasallam, tiba-tiba kami mendengar suara benturan keras.

Beliau bertanya, “Tahukah kalian, apakah itu?”

Kami menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.”

Maka beliau berkata, “Itu adalah batu yang dilemparkan ke neraka sejak tujuh puluh tahun yang lalu dan sekarang baru sampai ke dasarnya.” (HR Muslim)

Sebuah percakapan yang penuh dengan suasana iman dan kecintaan karena Alloh Subhanahu wata'ala.

Para shahabat sangat bersemangat memanfaatkan hari hari mereka untuk bermajelis bersama Rosululloh shollallohu'alaihi wasallam untuk mendengarkan al quran dan al hikmah (hadits).

Shahabat adalah generasi yang paling mengerti keutamaan majelis ilmu dan paling bersemangat memakmurkannya.

Dalam sebuah majelis bersama Rosululloh shollallohu'alaihi wasallam sebagaimana dalam hadits di atas, suara keras tiba tiba terdengar. Alloh perdengarkan kepada para shahabat sebagian suara yg berasal dari neraka.

Hadits ini tegas menunjukkan bahwa neraka sudah ada saat ini, sebagai bantahan bagi kaum mu'tazilah dan para pemuja akal yang mengingkari keberadaan al jannah dan an nar.

Hadits ini menunjukkan kedalaman iman para shahabat. Apa yg diberitakan oleh Rosululloh bahwa suara itu adalah suara batu yg sampai di dasar neraka segera diimani tanpa sedikitpun keraguan.

Demikianlah para shahabat, Alloh muliakan mereka dengan anugerah iman dan amal sholih.

Hadits ini juga menunjukkan betapa dalamnya neraka dan betapa dahsyat adzab yg ada di dalamnya.

✒ Mahad Al Faruq As Salafy Litahfizhil Quran, Kalibagor

15 Dzulhijjah 1439 H


Sumber :
Telegram.me//khotbah_jumat

WASIAT BERHARGA DITENGAH HUJAN DAN MALAM GULITA



وَعَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ خُبَيْبٍ رضي الله عنه، قَالَ: خَرَجْنَا فِي لَيْلَةٍ مَطِيرَةٍ وَظُلْمَةٍ شَدِيدَةٍ نَطْلُبُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يُصَلِّي لَنَا، قَالَ: فَأَدْرَكْتُهُ، فَقَالَ: ((قُلْ))، فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا، ثُمَّ قَالَ: ((قُلْ))، فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا، قَالَ: ((قُلْ))، فَقُلْتُ: مَا أَقُولُ؟ قَالَ: ((قُلْ: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، وَالمُعَوِّذَتَيْنِ حِينَ تُمْسِي وَتُصْبِحُ - ثَلاَثَ مَرَّاتٍ - تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ)).

Abbdulloh bin Khubaib Rodhiyallohu 'anhu bercerita: suatu saat kami keluar mencari Rasululloh Shollallohu 'alaihi wasallam__ untuk sholat bersama kami, di saat hujan dan gelap gulitanya malam.

Aku pun mendapatkan beliau. Lalu berkata: "Bacalah !", saat itu aku tidak mengucapkan apapun. Beliau berkata lagi: "Bacalah !. Aku masih belum berkata apa-apa. Beliau mengulangi ucapannya: "Bacalah !".

Aku pun bertanya : "Wahai Rasululloh, apa yang aku baca ?"

Beliau bersabda:

 قُلْ: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، وَالمُعَوِّذَتَيْنِ حِينَ تُمْسِي وَتُصْبِحُ - ثَلاَثَ مَرَّاتٍ - تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْء

"Bacalah: Surat Al Ikhlash, dan Mu'awwidzain (Al Falaq dan An Nas) ketika masuk waktu sore dan masuk waktu pagi, tiga kali, itu akan mencukupi kamu dari segala sesuatu."


Takhrij Hadits:

Hadist ini diriwayatkan oleh An-Nasai dalam Al-Mujtaba (8/250) demikian pula dalam As Sunan Al Kubro no. 7860, Ibnu Sunni dalam Amalul Yaum wal Lailah no. 80.

Ibnu Hajar menilai hadits ini Hasan. (Lihat Nataijul Afkar)

Faidah Hadits

◾ Kisah yang mulia ini menunjukkan himmah 'aliyah (semangat tinggi) pada diri para shahabat untuk selalu menyertai Rasululloh Shallallohu 'alaihi wasallam ( mulazamah__) dan mengambil faedah dari beliau, meskipun di saat hujan dan gelap gulitanya malam.

◾ Sebagaimana kisah ini juga menunjukkan kasih sayang Rosululloh Shollallohu 'alaihi wasallam kepada ummatnya dengan terus memberikan wasiat dan bimbingan yang berharga dan bermanfaat dalam urusan dunia dan akhirat di setiap situasi dan kondisi.

◾ Dalam kisah ini Rosululloh Shollallohu 'alaihi wasallam mewasiatkan umatnya untuk membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas di waktu pagi dan petang, masing-masingnya tiga kali.

Adapun fadhilahnya...

Sebuah janji pasti dari Allah melalui sabda beliau :

تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْء

"...itu akan mencukupi kamu dari segala sesuatu."

📆 Kamis, 8 Ramadhan 1439 H.

📝 Ma'had Al Afaruq As Salafy Li Tahfizhil Qur'an Kalibagor.


Sumber :
t.me//khotbah_jumat

Tuesday, 28 August 2018

HUKUM MENGANGKAT TANGAN KETIKA BERDO’A ANTARA ADZAN DAN IQOMAH

_Asy Syaikh Ubaid bin Abdillah al Jabiry حفظه الله_


Pertanyaan:

Semoga Allah memberkahi Anda, wahai Syaikh kami. Ada yang bertanya, bagaimana hukum mengangkat tangan ketika berdo'a antara adzan dan iqamah?


Jawaban:

Atas dasar keumuman sunnah, maka aku berpendapat ini tidak mengapa, in sya Allah.

Akan tetapi, saya ingatkan tentang satu perkara, yaitu bahwasanya selesai shalat fardhu tidak disyari'atkan berdo'a mengangkat tangan.

Adapun ketika selesai shalat sunnah atau do'a antara adzan dan iqamah, maka ini TIDAK MENGAPA mengangkat tangan berdasarkan keumuman sunnah pada bab ini.

Wallahu a’lam


Sumber: http://ar.miraath.net/fatwah/2420 | Alih bahasa: Syabab Forum Salafy


بارك الله فيكم, يقول السائل ماحكم رفع اليدين بالدعاء بين الأذان والإقامه ؟

الجواب:
بناء على عمومات السنة, أرى أنه لا مانع من ذلك إن شاء الله تعالى ولكن, أنبه إلى شيء، وهو أنه بعد الفريضة لا ترفع اليدان ,وبعد النافلة أو بين الأذان و الإقامة فلا بأس بهذا إن شاء الله تعالى لعمومات السنة في هذا الباب, والله أعلم


Telegram : @forumsalafy

SIKAP ISTRI YANG SHALIHAH KETIKA MELIHAT ADA PERMASALAHAN ANTARA SUAMINYA DENGAN ORANG LAIN


✍🏼 Asy-Syaikh Abdul Qadir bin Muhammad al-Junaid hafizhahullah berkata:

‏قد يختلف الإخوة بسبب دنيا أو مال أو عصبية، وتقع بينهم قطيعة وكلام جارح، والزوجة الصالحة لا تعين زوجها على زيادة ذلك خوفًا من ربها، بل وتسعى في تأليف قلبه عليهم، طمعًا بالأجر وتربية حية لأولادها،
لأنها تخشى أن تؤثر هذه الصورة على تربيتهم وترتسم في أذهانهم، فيتعاملوا بينهم إذا كبروا بمثلها.

"Terkadang muncul perselisihan diantara ikhwah disebabkan karena dunia, harta, atau fanatisme dan muncul diantara mereka pemutusan hubungan dan ucapan yang melukai. Seorang istri yang shalihah tidak akan membantu suaminya memperparah hal itu karena takut kepada Rabbnya, bahkan dia akan berusaha untuk melembutkan hati suaminya agar memperbaiki hubungan dengan mereka, karena mengharapkan pahala dan sebagai bentuk pendidikan hidup bagi anak-anaknya, karena dia khawatir gambaran semacam ini akan mempengaruhi dalam mendidik mereka dan akan tertanam dalam pikiran mereka, sehingga mereka akan bersikap yang sama diantara mereka jika mereka telah besar nanti."

🌍 Sumber || https://twitter.com/aljuned77/status/1034228112555429888?s=19

⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

CARILAH TEMAN YANG BAIK

════════════════════


✒ Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib radhiallahu 'anhu bahwa beliau mengatakan,

عَنِ الْمَرْءِ لاَ تَسْأَلْ وَسَلْ عَنْ قَرِيْنِهِ
فَكُلُّ قَرِينٍ بِالْمُقَارِنِ يَقْتَدِي

•••"Jangan engkau tanya tentang seseorang, bertanyalah tentang temannya, karena setiap orang itu akan meneladani teman dekatnya"•••

✒ Diriwayatkan juga bahwa beliau radhiallahu'anhu berkata,

وَلاَ تَصْحَبْ أَخَا الْجَهْلِ وَإِيَّاكَ وَإِيَّاهُ
فَكَمْ مِنْ جَاهِلٍ أَرْدَى حَلِيمًا حِيْنَ يَلْقَاهُ
يُقَاسُ الْمَرْءُ بِالْمَرْءِ إِذَا مَا هُوَ مَاشَاهُ
وَلِلشَّيْءِ عَلَى الشَّيْءِ مَقَايِيْسُ وَأَشْبَاهُ
وَلِلْقَلْبِ عَلَى الْقَلْبِ دَلِيْلٌ حِيْنَ يَلْقَاهُ

•••"Janganlah engkau berteman dengan orang bodoh, hati-hatilah engkau darinya"•••

🔢 Betapa banyak orang bodoh membinasakan seorang santun ketika keduanya bertemu

🔭 Seseorang disamakan dengan orang lain ketika ia berjalan bersamanya

🔦 Sesuatu itu dengan sesuatu yang lain memiliki kesamaan dan keserupaan

🍃 Hati itu dengan hati yang lain ada penunjuk ketika berjumpa

🗃 Sumber : Adabul ‘Isyrah wa Dzikru ash-Shuhbah wal Ukhuwwah karya Abul Barakat al-Ghazzi

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••


https://t.me/KajianIslamTemanggung

Jangan Meremehkan Majelis Ilmu



_🏹 Nasihat emas Syaikh Al-Fauzan untuk siapa saja yang *MEREMEHKAN* majlis ilmu & *MENGHINDAR* darinya._


🛡 Syaikh Al-Fauzan mengatakan, "Semoga Allah melimpahkan hidayah & memberikan petunjuk kepada mereka menuju kebaikan. Yang demikian ini (meremehkan dan menghindar dari majlis ilmu) tidak diperbolehkan. *TIDAK BOLEH BAGI SESEORANG UNTUK BERMUDAH-MUDAHAN DALAM MENGHADIRI & MENDATANGI MAJLIS ILMU.*

_🎁 👉🏽 Karena bisa jadi seseorang akan mendapatkan sebuah faedah yang menjadi sebab masuknya dia ke dalam surga._

_⚖ 👉🏼 Boleh jadi dia akan mendengar sebuah kalimat yang menjadi sebab masuknya dia ke dalam surga & keselamatannya dari neraka._

*⛔️ 👉🏾 Berpaling dari majlis ilmu & enggan menghadirinya sangat membahayakan pelakunya.*


_✔️ 📃 Referensi : Al-Muntaqa min Fatawa Asy-Syaikh Al-Fauzan_

◁◁◁🇲🇨••◈••🇸🇦▷▷▷

#المنتقى من فتاوى الشيخ الفوزان#


 ‏ الله يهديهم ويدلُّهم على الخير، وهذا الأمر لا يجوز؛ فلا يجوز للإنسان أن يتساهل في حضور مجالس العلم والسَّعي إليها؛ لأنَّه قد يستفيد فائدة تكون سببًا لدخوله الجنَّة، قد يسمع كلمة واحدة تكون سببًا لدخوله الجنَّة ونجاته من النار‏.‏
 والإعراض عن حضور مجالس العلم فيه خطورة عظيمة،



http://bit.ly/KajianIslamTemanggung

Menulis Nama Mayit di Batu Nisan


⛰ Bolehkah menulis nama mayit atau ayat Al Qur'an pada batu (nisan) yang ada di kuburan ?


_💠 Asy-Syaikh Al-Allamah Shalih Al Fauzan hafidzahullah_

_J a w a b a n :_
------------------------🔅
*⛔# Tidak boleh menulis nama mayit pada batu nisan yang ada di atas kuburan atau disampingnya.* Karena Rasul shallallahu alaihi wa sallam telah melarangnya meskipun hanya sebuah ayat Al Qur'an, satu kata atau bahkan satu huruf pun tidak boleh.

✅>> Namun jika kuburan itu diberi tanda dengan selain tulisan agar diketahui lantas diziarohi dan diucapkan salam kepadanya (doa ziarah kubur). *Misal dengan memberi garis atau dengan meletakkan batu tanpa tulisan di atasnya supaya diziarahi dan diucapkan salam kepadanya maka tidak masalah.*

*‼> Adapun mencantumkan tulisan maka tidak boleh. Karena ini merupakan salah satu sarana yang menyampaikan kepada kesyirikan.* Boleh jadi generasi mendatang akan mengatakan, "Kuburan ini ada tulisannya karena penghuninya memiliki kebaikan dan bisa memberikan manfaat untuk manusia." *Akhirnya kuburan tersebut diibadahi.*

_🚪>> Sumber : Al-Muntaqa min Fatawa Asy Syaikh Al Fauzan 108_


 [المنتقى من فتاوى الشيخ الفوزان]

السؤال

 هل يجوز كتاب اسم الميت على حجر عند القبر أو كتابة آية من القرآن في ذلك‏؟‏

الجواب
 لا يجوز كتاب اسم الميت على حجر عند القبر أو على القبر؛ لأنَّ الرسول صلى الله عليه وسلم نهى عن ذلك  حتى ولو آية من القرآن، ولو كلمة واحدة، ولو حرف واحد؛ لا يجوز‏.‏
 أمَّا إذا علَّم القبر بعلامة غير الكتاب؛ لكي يُعرف للزِّيارة والسَّلام عليه، كأن يخطَّ خطًّا، أو يضع حجرًا على القبر ليس فيه كتابة، من أجل أن يزور القبر ويسلِّم عليه؛ لا بأس بذلك‏.‏
 أمَّا الكتابةُ؛ فلا يجوز؛ لأنَّ الكتابة وسيلة من وسائل الشِّرك؛ فقد يأتي جيلٌ من الناس فيما بعد، ويقول‏:‏ إنَّ هذا القبر ما كُتِبَ عليه إلا لأنَّ صاحبه فيه خيرٌ ونفعٌ للناس، وبهذا حدثت عبادة القبور‏.‏
________________


Http://tlgrm.me/kajianislamtemanggung

Monday, 27 August 2018

ESENSI KURBAN ITU ADALAH IBADAH DAN MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH

Pandangan tujuan berkurban itu adalah mengambil manfaat dengan dagingnya, maka ini adalah prasangka yang pendek yang bersumber dari kebodohan. Maka (yang benar) yang dimaksud dengan berkurban adalah mendekatkan diri kepada Allah Taala dengan penyembelihan. Dan ingatlah firman Allah Taala:

{لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ} [الحج:37]

"Sekali-kali daging-daging dan darahnya itu tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kalianlah yang dapat mencapainya." (QS. Al-Hajj 37)

Hanya saja saya mengingatkan hal ini, karena sebagian saudara kita yang penghiba lagi penyantun (biasa) mengirimkan uang dirham ke berbagai negeri Islam yang miskin, untuk berkurban di sana. Ini bersumber dari kebodohan, meremehkan (ilmu) dan juga pendeknya akal.

Karena hakekat tujuan berkurban itu adalah mendekatkan diri kepada Allah dengan penyembelihan. Dan jika engkau telah menyembelih maka engkau bisa bagikan kepada siapa saja yang engkau kehendaki, baik di negerimu ataupun di luar negerimu.

Adapun sebelum menyembelih, maka jangan. Janganlah engkau menyembelih kecuali di negerimu. Dan yang afdhal di rumahmu, agar keluargamu bisa menyaksikan hal itu dan mereka mengerti syiar Islam yang agung ini.

● Adapun mengirim uang (keluar negeri) untuk menyembelih di sana, maka padanya akan terluput beberapa kemaslahatan, padanya akan dihadapkan bahaya.

● Adapun kemaslahatan yang terluput adalah nampaknya syiar yang agung ini. Karena terkadang seiring lamanya waktu, syiar ini akan bisa dilupakan, sehingga kebiasaan mengirim uang dirham ke berbagai negeri Islam yang miskin, menjadikan negeri Islam kosong dari syiar yang agung ini.

Dan dengan itu terluput juga kalau seorang itu diperintahkan menyembelih dengan tangannya dan menyebut Nama Allah atasnya, dan ini akan terluput.

📚 Sumber || Liqaa al-bab al-maftuh karya Syaikh Utsaimin 4/228.

🌍 Kunjungi || http://forumsalafy.net/esensi-kurban-itu-adalah-ibadah-dan-mendekatkan-diri-kepada-allah/


⏩ Channel Telegram || hthttp://bit.ly/ForumSalafy

Imunisasi Ada dalam Syariat Islam


Setelah al-Lajnah Lil Muammalah menelaah (program imunisasi), maka al-Lajnah berfatwa:

وبعد دراسة اللجنة للمعاملة أفتت: بأن استعمال اللقاح المذكور في السؤال وغيره من الأدوية المباحة أمر مشروع وهو من عمل الأسباب المشروعة التي يدفع الله بها الأمراض

"Bahwa penggunaan vaksin yang telah disebutkan (oleh Kementerian Kesehatan Saudi Arabia) ataupun vaksin/obat lainnya yang mubah, maka ini termasuk perkara yang disyariatkan. Ini merupakan bentuk menempuh sebab ilmiah yang disyariatkan, dengan sebab itu Allah akan menghindarkan hambanya dari berbagi macam penyakit.

ويحصن بها الإنسان أطفاله لما يرجى من النفع في التحصن من الأمراض الخطيرة كالشلل وغيره لوجود وباء أو أسباب أخرى يخشى من وقوع الداء بسببها

Dengan sebab itu, orang-orang bisa melindungi anak-anaknya, karena adanya manfaat yang diharapkan dengan imunitas tubuh dari bermacam-macam penyakit yang berbahaya. Misalnya Polio, atau penyakit lainnya yang timbul karena adanya wabah ataupun sebab-sebab lainnya yang dikhawatirkan timbulnya penyakit karenanya.

Hal ini berdasarkan Sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:

من تصبح بسبع تمرات عجوة لم يضره ذلك اليوم سم ولا سحر

"Barangsiapa yang sarapan pagi dengan tujuh butir kurma ajwah, maka tidak ada satupun racun dan sihir yang akan membahayakannya pada hari tersebut". (HR. Al-Bukhari dan Muslim, dalam kitab Shahihnya)

وهذا من باب دفع البلاء قبل وقوعه، وهو لا ينافي التوكل؛ لأنه من فعل الأسباب المشروعة للتوقي من الأدواء والأمراض التي يخشى

Dan ini termasuk dalam kategori mencegah bahaya sebelum terjadinya, dan yang demikian ini tidak kontradiksi dengan tawakal. Karena ini merupakan upaya yang disyariatkan untuk melindungi diri dari bermacam-macam penyakit dan akibatnya yang dikhawatirkan terjadi.

Sungguh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda:

"اعقلها وتوكل"
"Ikatlah (hewanmu), dan bertawakallah." (HR. Tirmidzy dalam Jami'nya, dari hadits Anas radhiyallahu 'anhu. Al-Hakim dalam al-Mustadrak, dari hadits 'Amr bin Umayyah ad-Dhamry. Sebagaimana diriwayatkan oleh at-Thabrany dari banyak jalan. Dan Ad-Dzhaby mengomentari didalam Kitab Talkhis al-Mustadrak, sanadnya Jayyid).

Wa Billahi at-Taufiq.

Wa shallallahu 'ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam

Al-Lajnah ad-Daimah Lil Buhuts al-Ilmiyyah wal Ifta'

Ketua: Abdul Aziz bin Abdillah bin Muhammad Alu As-Syaikh

Anggota:
- Abdullah bin Abdurrahman bin Ghudayyan
- Shalih bin Fauzan al-Fauzan
- Ahmad bin Sair al-Mubarakfury
- Abdullah bin Ali Ar-Rukban
- Abdullah bin Muhammad al-Muthlaq

(Fatwa No. 22984. Disalin dari jawaban al-Lajnah ad-Daimah atas pertanyaan yang diajukan oleh sebagian kementerian Saudi Arabia)

📚 Sumber || http://www.alifta.net/fatawa/fatawaDetails.aspx?languagename=ar&View=Page&PageID=15449&PageNo=1&BookID=3

🌏 Kunjungi || http://forumsalafy.net/imunisasi-ada-dalam-syariat-islam/

⏩ Channel Telegram || http://telegram.dog/forumsalafy

Memilih Perkara yang Bagus dan Menjauhi Perkara yang Buruk


MILIH PERKORO SING BAGUS LAN NGADOHI PERKORO KANG ALA


Link audio dalam bahasa Jawa

🍍 Dalam kehidupan ini kita selalu dalam pilihan. Memilih bersyukur atau kufur nikmat, Iman kepada Alloh atau Kafir.

 وَقُلِ الْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ ۖ فَمَن شَاءَ فَلْيُؤْمِن وَمَن شَاءَ فَلْيَكْفُرْ ۚ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا ۚ وَإِن يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ ۚ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا

Dan katakanlah (Muhammad), “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; barangsiapa menghendaki (beriman) hendaklah dia beriman, dan barangsiapa menghendaki (kafir) biarlah dia kafir.” Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka bagi orang zalim, yang gejolaknya mengepung mereka. Jika mereka meminta pertolongan (minum), mereka akan diberi air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan wajah. (Itulah) minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. (Al Kahfi: 29)

🍐 Dipagi hari yg dingin kita diberi pilihan, tetap tidur di peraduan atau pergi ke masjid menunaikan sholat berjamaah dan meraih keutamaan yg besar.

Imam muslim meriwayatkan dalam shohihnya no. 657 dari shohabat Jundub bin Abdillah Rodhiyallohu'anhu Rosululloh shollallohu'alaihi wasallam bersabda:

مَن صَلَّى الصُّبحَ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ

Barang siapa sholat subuh maka dia berada dalam jaminan Alloh Ta'ala.

Demikianlah kita hidup...
Diperintahkan untuk memilih..

Ma’had Al-Faruq As-Salafy Litahfizhil Quran, Kalibagor
Telegram.me//Khotbah_jumat

Perbanyak Istighfar dan Amal Sholeh untuk Bekal Mati



🍞 NGAKEHI ISTIGHFAR LAN AMAL SHOLEH KANGGO SANGU MATI


Link audio dalam bahasa Jawa

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah tauladan dalam semangat memohon ampunan kepada Allah Ta’ala. Dalam Sebuah Hadits Rasululloh shollallohu’alaihi wasallam bersabda:

وَاللَّهِ إِنِّى لأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِى الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً


“Demi Allah. Sungguh aku selalu beristighfar dan bertaubat kepada Allah dalam sehari lebih dari 70 kali.”  (HR. Bukhari)

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah bersabda,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللَّهِ فَإِنِّى أَتُوبُ فِى الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ مَرَّةٍ

“Wahai sekalian manusia. Taubatlah (beristigfar) kepada Allah karena aku selalu bertaubat kepada-Nya dalam sehari sebanyak 100 kali.” (HR. Muslim)

Dari Shohabat Abdulloh bin Umar, beliau mengatakan bahwa kami pernah menghitung dalam satu majelis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau mengucapkan,

رَبِّ اغْفِرْ لِى وَتُبْ عَلَىَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ


‘Robbigfirli wa tub ‘alayya, innaka antat tawwabur rohim’ [Wahai Robbku ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang] sebanyak 100 kali.

(HR. Abu Daud. Dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash Shohihah no. 556)



ISTIGHFAR ADALAH SEBAB KELAPANGAN REJEKI


Dalilnya adalah firman Alloh Ta’ala yang mengisahkan Nabi Nuh dan Kaumnya.


فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (11) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (12)

“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

Diriwayatkan dari seorang Tabi’in Hasan Al Bashri rahimahullah yang menunjukkan pemahaman beliau bahwa istighfar adalah sebab dibukakannya rejeki.

أَنَّ رَجُلًا شَكَى إِلَيْهِ الْجَدْب فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر الْفَقْر فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر جَفَاف بُسْتَانه فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر عَدَم الْوَلَد فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، ثُمَّ تَلَا عَلَيْهِمْ هَذِهِ الْآيَة

“Seorang pernah mengadukan kepada Al Hasan tentang musim paceklik yang terjadi. Lalu Al Hasan berkata, “Beristigfarlah  kepada Allah”, Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau tentang kemiskinan yang menimpanya. Lalu Al Hasan berkata, “Beristigfarlah kepada Allah”, Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau tentang kekeringan pada lahan (kebunnya). Hasan berkata: “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”. Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau karena sampai waktu itu belum memiliki anak. Lalu Al Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”. Kemudian Al Hasan Al Bashri membacakan surat Nuh di atas. (Lihat Fathul Bari  (11/98)


Saturday, 25 August 2018

SEEKOR HEWAN KURBAN MENCUKUPI SESEORANG DAN KELUARGANYA


Syaikh Ibnu Utsaimin _rahimahullah_

❓ Pertanyaan:
Apabila seorang bapak mempunyai beberapa anak, sebagiannya telah menikah. Apakah kurban sang bapak sudah mewakili anak-anaknya padahal mereka telah beristri. Ataukah masing-masing dari bapak, anak, istri dan anggota keluarga lainnya mesti berkurban sendiri-sendiri?
Apa nasehat anda bagi keluarga yang tinggal satu rumah?

🔓 Jawaban:
Apabila mereka adalah keluarga yang tinggal satu rumah, maka satu hewan kurban mencukupi semuanya. Karena Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkurban atas nama dirinya dan keluarganya dengan seekor hewan sembelihan. Padahal ketika itu bersamanya ada sembilan istri, tetapi beliau hanya menyembelih seekor hewan kurban.
Adapun bila anak-anak tersebut tinggal di rumah masing-masing, terpisah dari yang lain, maka semestinya masing-masing dari mereka menyembelih seekor hewan kurban, dan kurban bapaknya belum mencukupi mereka.

📒 Silsilah Al Liqo asy Syahry:16


📁 السؤال:
إذا كان الأب له أولاد وبعضهم متزوج، هل تكفي أضحية الأب عن الأبناء مع أن لهم زوجات، أم يذبح الوالد عن نفسه والولد عن نفسه والزوجة عن نفسها وكذلك كل من كان له مرتب؟ ما نصيحتك لمن كانوا عائلة في بيت واحد؟
الجواب:
إذا كانوا عائلة في بيت واحد كفتهم أضحية واحدة؛ لأن النبي صلى الله عليه وسلم ضحى بأضحية واحدة عنه وعن أهل بيته، وكان نساؤه اللاتي معه تسع نساء، ومع ذلك ضحى عنهن بأضحية واحدة، أما إذا كان هؤلاء الأبناء كل واحد في بيت منفردٍ عن الآخر، فإن على كل واحد منهم أضحية، ولا تكفي أضحية الوالد عنهم.
📁 المصدر: سلسلة اللقاء الشهري > اللقاء الشهري [16]
أحكام الذبائح > الأضحية
➖➖➖

⏯ Channel Telegram ||http://t.me/salafy_cirebon

BERPUASA DAN BERHARI RAYA BERSAMA PENGUASA MUSLIM


✍ Al-Lajnah Ad-Da-imah Lil Buhuts Al-Ilmiyyah wal Ifta'


✅ Tidak mengapa bagi penduduk suatu negeri, jika mereka tidak melihat hilal pada malam tiga puluh untuk menetapkan ru'yah negerinya dari mathla' negeri lain, kapan saja hal itu terjadi.

☝ Jika terjadi perselisihan di antara mereka, maka mereka harus mengambil keputusan yang diambil oleh penguasa negeri mereka, jika memang penguasanya adalah seorang muslim, karena sesungguhnya keputusan penguasa terhadap salah satu dari dua pendapat akan memutus perselisihan mereka, dan wajib bagi masyarakatnya untuk mengamalkan keputusan tersebut. Jika sang penguasa bukan seorang muslim maka mereka harus mengambil keputusan majelis ulama di negeri-negeri mereka.

🤝 Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga kekompakan kaum muslimin dalam ibadah puasa Ramadhan dan Shalat Ied mereka di negeri-negeri mereka.

📚 Fatwa no. 388, juz 10 hal. 100

~~~

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء
ولا حرج على أهل أي بلد إذا لم يروا الهلال ليلة الثلاثين أن يأخذوا برؤيته في غير مطلعهم متى ثبت ذلك لديهم، فإذا اختلفوا فيما بينهم أخذوا بحكم الحاكم في دولتهم؛ إن كان الحاكم مسلما، فإن حكمه بأحد القولين يرفع الخلاف، ويلزم الأمة العمل به، وإن لم يكن مسلما أخذوا بحكم مجلس المركز الإسلامي في بلادهم؛ محافظة على الوحدة في صومهم رمضان وصلاتهم العيد في بلادهم.
📚 الفتوى رقم (٣٨٨)، جزء ١٠ صفحة ١٠٠
➖➖➖

⏯ Channel Telegram||http://t.me/salafy_cirebon

MACAM-MACAM CACAT YANG MENJADIKAN HEWAN TIDAK LAYAK UNTUK KURBAN


💬 Asy Syaikh Abu Ammar Ali Al Hudzaifi -hafidzohullah- berkata :

Syarat ketiga dari syarat sahnya kurban yaitu agar hewan tersebut selamat dari cacat.
Sebagaimana yang tersebut dalam sabda Nabi ﷺ :
“Empat macam cacat yang menyebabkan hewan tidak layak dijadikan kurban:
• rusak matanya dan jelas kerusakannya,
• sakit dan jelas sakitnya,
• pincang dan jelas pincangnya,
• kurus yang tidak menyisakan sum-sum.”

1⃣ Rusak matanya dan jelas kerusakannya;
•> Yaitu yang telah rusak matanya, dan syaratnya adalah jika sangat jelas kerusakannya, sehingga apabila tidak jelas kerusakannya maka hewan tersebut layak dijadikan kurban.
•> Hewan yang buta lebih pantas lagi masuk pada nash ini.

2⃣ Sakit dan jelas sakitnya;
•> Yaitu tampak tanda-tanda sakitnya, dan itu berpengaruh pada tubuhnya, tanda-tanda sakitnya begitu jelas, maka hewan tersebut tidak boleh dijadikan kurban.

3⃣ Pincang dan jelas kepincangannya.
Patokannya adalah hewan tersebut tidak mampu berjalan mengimbangi teman-temannya yang sehat. Maka hewan-hewan yang sehat selalu mendahuluinya ke tempat merumput. Ini adalah tanda yang jelas bahwa hewan tersebut pincang. Maka yang terputus kakinya lebih pantas untuk tidak masuk kriteria.
Sedangkan yang pincangnya sedikit dan tidak begitu jelas, maka hewan tersebut bisa dijadikan kurban.

4⃣ Kurus yang tidak menyisakan sum-sum.
•> Yaitu kurus, tidak bersum-sum, maka hewan ini tidak layak untuk dijadikan hewan kurban.

•> Empat macam cacat ini menghalangi kelayakan sebagai hewan kurban 

📘📕 Syarah Kitab Al Hajj min Umdatil Fiqhi_ oleh _**Asy Syaikh Ali Al Hudzaifi**_ -hafidzohullah-

_____________

💥قال الشيخ أبو عمار علي الحذيفي _ حفظه الله_:

🌀الشرط الثالث من شروط الأضحية المجزئة🌀

📛أن تكون سليمة من العيوب📛

👈 وهي المذكورة في قول النبي: (أربع لا تجوز في الأضاحي: العَوْراء البيِّن عَوَرُها، والمريضة البيِّن مرضها، والعرجاء البيِّن ضَلَعُها، والعَجْفاء التي لا تُنقي).

1⃣ العوراء البين عورها،
👈هي التي انخسفت عينها، وشرط عورها أن يكون عوارها بينا فإذا لم يكن ليس بينا فهذه تجزئ.
👈والعمياء: تدخل في النص من باب أولى.

2⃣ المريضة البين مرضها،
👈وهي التي ظهرت عليها آثار المرض، وأثر ذلك في جسمها فالآثار عليها بادية، فهذه لا تجزئ في الأضحية.

3⃣ العرجاء البين ضلعها،
👈وضابط ذلك أنها لا تستطيع المشي مع الصحيحة فالبهائم الصحيحة تسبقها إلى المرعى، فهنا نص على العرجاء، فمقطوعة الساق من باب أولى لكن التي فيها ضلع بسيط ليس بينا؛ فهذه لا تمنع الإجزاء.

4⃣ العجفاء التي لا تنقي:
👈يعني الهزيلة التي لا مخ فيها فهذه لا تجزيء في الأضحية.

💢فهذه العيوب الأربعة تمنع من الإجزاء.

📒 شرح كتاب الحج من عمدة الفقه للشيخ علي الحذيفي
➖➖➖

⏯ Channel Telegram||https://t.me/salafy_cirebon

PARA WANITA PUN DIPERINTAHKAN MENGHADIRI SHALAT IED


❓📖 Asy Syaikh Ibnu Utsaimin -rahimahullah- ditanya : "Mana yang lebih utama bagi perempuan apakah keluar untuk shalat Ied atau tetap berdiam diri di rumah?"

💬 Maka beliau menjawab :

📍💫 Yang paling utama adalah mereka keluar menuju shalat Ied, karena Nabi ﷺ memerintahkan para wanita untuk keluar menuju shalat ied, sampai  "Al-Awatiq"(gadis yang baru baligh) dan "Dzawatul Khudur" (para wanita yang dipingit) -yaitu para wanita yang tidak biasanya mereka keluar rumah-, Rasulullah ﷺ telah memerintahkan mereka untuk keluar. Kecuali bagi wanita haid, maka sungguh Beliau pun menyuruh mereka keluar tapi dengan menjauh dari lapangan tempat shalat.

💐🍃 Maka, para wanita haid pun keluar bersama para wanita lainnya untuk menghadiri shalat Ied, akan tetapi tidak masuk ke tempat shalat Ied, karena tempat tersebut telah menjadi masjid, dan tidak boleh bagi wanita haid untuk berdiam diri di dalamnya. Boleh baginya semisal sekedar lewat, atau mengambil sesuatu yang dibutuhkan, akan tetapi tidak berdiam diri di dalamnya.

📌🏷 Oleh karena itu, kami katakan : "Sesungguhnya para wanita diperintahkan untuk keluar dan ikut serta bersama para lelaki dalam menunaikan shalat Ied dan diperintahkan pula untuk menunaikan segala sesuatu yang ada di dalamnya dari berbagai macam kebaikan, dzikir dan doa."

📕📘 Majmu' Fatawa Asy Syaikh Utsaimin (16/210)

_____________

📌سئـل الشيخ ابن عثيمين : أيهما أفضـل للمرأة الخروج لصلاة العيد أم البقاء في البيت ؟

📍فأجاب:

" الأفضل خروجها إلى العيد ؛ لأن النبي صلى الله عليه وسلم أمر أن تخرج النساء لصلاة العيد ، حتى العواتق وذوات الخدور ـ يعني حتى النساء اللاتي ليس من عادتهن الخروج ـ أمرهن أن يخرجن إلا الحيض فقد أمرهن بالخروج واعتزال المصلى ـ مصلى العيد ـ فالحائض تخرج مع النساء إلى صلاة العيد ، لكن لا تدخل مصلى العيد ؛ لأن مصلى العيد مسجد ، والمسجد لا يجوز للحائض أن تمكث فيه ، فيجوز أن تمر فيه مثلاً ، أو أن تأخذ منه الحاجة، لكن لا تمكث فيه ، وعلى هذا فنقول : إن النساء في صلاة العيد مأمورات بالخروج ومشاركة الرجال في هذه الصلاة ، وفيما يحصل فيها من خير، وذكر ودعاء" اهـ .

"مجموع فتاوى الشيخ ابن عثيمين" (16/210) .

نتعاون على السنة
السنة سفينة نوح من ركبها نجا ومن تخلف عنها هلك
https://t.me/Nataouan
https://fb.com/Nataouan
 ➖➖➖

⏯ Channel Telegram||https://t.me/salafy_cirebon

ORANG YANG BENAR-BENAR BERSYUKUR


✍ Imam Ibnu Qayyim rahimahullah berkata :

✅ Kenikmatan Allah datang silih berganti kepada hamba. Maka, tali pengikatnya adalah syukur. Syukur dibangun di atas tiga pondasi, yaitu :

▪ Mengakui dengan hatinya bahwa kenikmatan itu dari Allah

▪ Mengungkapkannya dengan lisan secara nyata

▪ Menggunakannya untuk mencapai keridhaan Dzat yang mengatur dan memberi kenikmatan tersebut.

☝ Jika seseorang mengerjakan tiga hal di atas maka sungguh ia telah bersyukur kepada Allah, walaupun dengan segala keterbatasan yang ada.

📚 Al-Wabilush Shayyib (5)

~~~

نعم من الله تعالى تترادف عليه، فقيدها (الشكر) .
وهو مبني على ثلاثة أركان: الاعتراف بها باطناً، والتحدث بها ظاهراً، وتصريفها في مرضاة وليها ومسديها ومعطيها.
فإذا فعل ذلك فقد شكرها مع تقصيره في شكرها.
📚 الوابل الصيب (٥)

➖➖➖

⏯ Channel Telegram||https://t.me/salafy_cirebon

Friday, 24 August 2018

Memilih Teman Bergaul

Tulisan ini bersumber dari Channel Telegram @AbdullahHadrami milik Ustadz Abdullah S. Hadrami. Jika ingin mendapatkan ilmu dan faedah lebih banyak, silahkan bergabung dengan Channel Telegram tersebut.

Teman mempunyai pengaruh sangat besar dalam kehidupan kita bukan hanya di dunia saja, akan tetapi sampai di akhirat.

Salah dalam memilih teman bergaul akan menyebabkan penyesalan abadi.

Allah berfirman:

“Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: "Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul".
Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab(ku).
Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia.
[Al-Qur’an, surat 25 Al-Furqan, ayat 27-29]

Syaikh Dr Ahmad Farid hafidhahullah dalam kitabnya “Tazkiyatun Nafs” mengklasifikasikan teman bergaul menjadi empat macam, yaitu;

1- Teman bergaul ibarat gizi yang sangat dibutuhkan sepanjang waktu dan kita tidak bisa lepas darinya. Mereka adalah para ulama dan teman-teman shaleh yang selalu mengajak kita untuk istiqamah di jalan Allah. Bergaul dengan mereka adalah keuntungan besar.

2- Teman bergaul ibarat obat yang dibutuhkan pada saat sakit saja. Mereka adalah siapa saja yang kita perlu berhubungan dengan mereka dalam urusan dunia yang kita butuhkan. Bergaul dengan mereka seperlunya saja.

3- Teman bergaul ibarat penyakit yang dikhawatirkan akan menularkan penyakitnya kepada kita. Mereka adalah siapa saja yang dapat merusak hati dan pikiran kita, serta merugikan dunia dan akhirat kita atau salah satunya. Mereka tidak layak dijadikan teman bergaul. Kalau terpaksa harus bergaul maka jangan pernah memberikan hati kita kepadanya, cukup badan kita saja, hati tetap bersama Allah.

4- Teman bergaul ibarat racun yang sangat berbahaya dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Mereka adalah siapa saja yang merusak aqidah kita dan menyesatkan kita dari jalan Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam. Jauhi mereka sejauh-jauhnya jika kita lemah dan tidak mampu menyadarkan mereka.

Demikianlah macam-macam teman bergaul dan kita harus waspada serta berhati-hati jika ingin selamat dunia akhirat.

Majelis Taklim Ibu-Ibu “Riyadhush Shalihat” Dewandaru Malang, Selasa 18 Dzulqa’dah 1439 / 31 Juli 2018

Akhukum Fillah
@AbdullahHadrami

Shalat Gerhana Bersama Syaikhuna Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin rahimahullah

 Tulisan ini bersumber dari Channel Telegram @AbdullahHadrami milik Ustadz Abdullah S. Hadrami. Jika ingin mendapatkan ilmu dan faedah lebih banyak, silahkan bergabung di Channel tersebut.


Semenjak di pondok pesantren saya bercita-cita untuk melanjutkan belajar ke Timur Tengah. Beberapa kali ikut tes masuk di Universitas Islam Madinah KSA tapi tidak pernah lulus, padahal sempat rangking satu dalam tes tersebut yang saat itu dipimpin Fadhilatusy Syaikh Prof Dr Muhammad Khalifah At-Tamimi hafidhahullah.. Ternyata Allah mempunyai rencana lain, saya mendapat beasiswa melalui Yayasan Al-Sofwa Jakarta untuk mulazamah [berguru intensif] kepada Fadhilatusy Syaikh Al-Imam Al-'Allamah Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin rahimahullah, sebuah kesempatan emas yang tidak mudah untuk diraih, Alhamdulillah, puji syukur hanya untuk Allah kemudian terima kasih kepada semua pihak yang terkait.

Allah berikan kesempatan kepada saya untuk bermulazamah kepada Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin rahimahullah selama empat tahun, mulai 1997 sampai 2001 M atau akhir 1417 H sampai Beliau wafat 1421 dan kami pulang ke Indonesia akhir 1421 H. (Setelah saya periksa lagi data-data yang ada, ternyata saya pulang ke Indonesia bukan akhir 1421 H, tapi awal 1422 H).

Banyak pelajaran yang kami dapat dari Beliau diantaranya praktek shalat Gerhana.

Pada masa kami bermulazamah handphone adalah barang mewah yang tidak ada seorangpun diantara kami memilikinya dan bahkan kami tidak mengetahui berita apapun yang terjadi di dunia karena pada saat itu kami hanya fokus kepada belajar, belajar dan belajar sehingga kapan terjadi Gerhana kami juga tidak mengetahuinya.

Malam itu (tidak ingat tanggal dan tahunnya) pada saat kami sedang belajar di majelis Beliau, di Masjid Al-Jami' Al-Kabir Unaizah Al-Qasim KSA tiba-tiba ada seorang tholib (penuntut ilmu) yang memberitahukan kepada Beliau bahwa telah terjadi Gerhana Bulan.  Beliau keluar dari masjid untuk memastikan dengan melihatnya langsung dan ternyata benar telah terjadi Gerhana Bulan. Kemudian Beliau perintah muadzdzin untuk menyerukan "Ash-Sholatu Jami'ah" yang tujuannya adalah agar kaum muslimin berkumpul di masjid untuk melaksanakan shalat Gerhana.

Masjidpun penuh dengan jama'ah dari berbagai penjuru Unaizah dan shalat Gerhana dimulai dengan imam dan khatib Beliau sendiri.

Beliau Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin rahimahullah shalat dengan sangat panjang membaca surat Al-Baqarah. Suasana sangat mencekam dan menakutkan seakan sedang terjadi kiamat. Kami semua menangis sepanjang shalat.

Subhanallah.. Benar-benar terasa hikmah dari terjadinya Gerhana sebagaimana telah disebutkan dalam riwayat-riwayat shahih dari Rasulullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa 'Ala Alihi Wa Sallam bahwa tujuan utama dari Gerhana ini adalah Allah hendak menunjukkan kebesaranNya untuk menakut-nakuti hamba-hambaNya agar mereka bertaubat dan berbuat kebaikan.

Pada jaman Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa 'Ala Alihi Wa Sallam dahulu Gerhana menjadikan para sahabat Nabi sangat takut bahkan Asma' bintu Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu 'Anhuma sampai pingsan karena rasa takut.

Rasulullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa 'Ala Alihi Wa Sallam pada saat Gerhana banyak menyinggung tentang kematian, fitnah kubur, surga dan neraka.

Hikmah dan tujuan ini sudah hilang dari kebanyakan kaum muslimin, tidak ada lagi perasaan takut ketika terjadi Gerhana karena telah diumumkan kepada masyarakat sebelum terjadinya.

Masjid-masjid sibuk berebut jama'ah untuk shalat Gerhana di masjidnya dan kemudian berbangga-bangga dengan banyaknya jama'ah yang shalat Gerhana di masjidnya, sungguh ini adalah fenomena yang menyedihkan dan kosong dari makna.

Bahkan ada lagi yang lebih memilukan, sebagian manusia sibuk mengabadikan Gerhana dengan mengambil gambar, berfoto dan bergembira ria ketika Gerhana telah total mirip seperti merayakan pergantian tahun pada saat tahun baru. Gerhana dijadikan ajang rekreasi dengan bersuka cita.

Adapula yang paling parah, menyambut Gerhana Matahari Total dengan mengadakan pentas musik. Bukannya beribadah tapi justru bermaksiat.

Ya Allah, kami hanya mengadu kepadaMu tentang keadaan umat ini..

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat.

Malang, Kamis 01 Jumadal Tsaniyah 1437 / 10 Maret 2016

Hamba Allah yang selalu berharap petunjuk, ampunan dan kasih sayangNya
Abdullah Sholeh Hadrami
@AbdullahHadrami

DOA MELIHAT ORANG TERTIMPA MUSIBAH

═════════════════
☝💬 Rasulullah صلی الله عليه و سلم bersabda :

Barang siapa melihat seseorang yang sedang tertimpa musibah lantas ia mengatakan :

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلاَكَ بِهِ، وفَضَّلَنِي عَلى كَثِيْرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيْلاً

Segala puji bagi ALLAH yang telah menyelamatkan aku dari musibah yang telah menimpamu dan melebihkan aku (dengan kenikmatan-Nya) di atas kebanyakan dari para makhluk-Nya,
maka musibah itu tidak akan menimpa orang tersebut.

✍ Sumber :
HR. At Tirmidzi dan di shahihkan Syaikh Al Albani rahimahullah.

_________________

Sumber :
https://t.me/KajianIslamTemanggung

📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ]  Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

Thursday, 23 August 2018

ANCAMAN BAGI ORANG YANG TIDAK MENGAMALKAN ILMUNYA!!!...


✍🏻 Al-Imam Al-Allamah Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullahu berkata:

ﻻ ﻳﻜﻔﻲ ﺃﻥ اﻹﻧﺴﺎﻥ ﻳﻌﻠﻢ ﻭﻳﺘﻌﻠﻢ ﺑﻞ ﻻ ﺑﺪ ﺃﻥ ﻳﻌﻤﻞ ﺑﻌﻠﻤﻪ، ﻓﺎﻟﻌﻠﻢ ﺑﺪﻭﻥ ﻋﻤﻞ ﺇﻧﻤﺎ ﻫﻮ ﺣﺠﺔ ﻋﻠﻰ اﻹﻧﺴﺎﻥ، ﻓﻼ ﻳﻜﻮﻥ اﻟﻌﻠﻢ ﻧﺎﻓﻌﺎ ﺇﻻ ﺑﺎﻟﻌﻤﻞ، ﺃﻣﺎ ﻣﻦ ﻋﻠﻢ ﻭﻟﻢ ﻳﻌﻤﻞ ﻓﻬﺬا ﻣﻐﻀﻮﺏ ﻋﻠﻴﻪ؛ ﻷﻧﻪ ﻋﺮﻑ اﻟﺤﻖ ﻭﺗﺮﻛﻪ ﻋﻠﻰ ﺑﺼﻴﺮﺓ.

"Tidak cukup seorang insan itu mengetahui dan mempelajari ilmu, bahkan dia harus mengamalkan ilmunya. Maka ilmu yang tidak diamalkan sesungguhnya itu akan menjadi hujjah yang menyudutkan seorang insan. Maka ilmu itu tidak akan bermanfaat kecuali dengan diamalkan. Adapun orang yang berilmu dan tidak mengamalkan ilmunya maka ini adalah orang yang dimurkai karena dia telah mengetahui kebenaran tetapi dia meninggalkannya, dalam keadaan dia sudah tahu.

Dan ada seorang penyair berkata:

ﻭﻋﺎﻟﻢ ﺑﻌﻠﻤﻪ ﻟﻢ ﻳﻌﻤﻠﻦ ◎ ﻣﻌﺬﺏ ﻣﻦ ﻗﺒﻞ ﻋﺒﺎﺩ اﻟﻮﺛﻦ

"Orang yang berilmu tapi tidak mengamalkan ilmunya dia akan diazab sebelum para penyembah berhala."

Dan ini disebutkan dalam sebuah hadits yang mulia:

ﺇﻥ ﻣﻦ ﺃﻭﻝ ﻣﻦ ﺗﺴﻌﺮ ﺑﻬﻢ اﻟﻨﺎﺭ ﻳﻮﻡ اﻟﻘﻴﺎﻣﺔ، ﻋﺎﻟﻢ ﻟﻢ ﻳﻌﻤﻞ ﺑﻌﻠﻤﻪ

"Sesungguhnya orang yang pertama kali dinyalakan api neraka untuknya pada hari kiamat, adalah orang yang berilmu tapi tidak mengamalkan ilmunya."

اﻟﻌﻠﻢ ﻣﻘﺮﻭﻥ ﺑﺎﻟﻌﻤﻞ، ﻭاﻟﻌﻤﻞ ﻫﻮ ﺛﻤﺮﺓ اﻟﻌﻠﻢ، ﻓﻌﻠﻢ ﺑﻼ ﻋﻤﻞ ﻛﺸﺠﺮﺓ ﺑﻼ ﺛﻤﺮ، ﻻ ﻓﺎﺋﺪﺓ ﻓﻴﻬﺎ، ﻭاﻟﻌﻠﻢ ﺇﻧﻤﺎ ﺃﻧﺰﻝ ﻣﻦ ﺃﺟﻞ اﻟﻌﻤﻞ

Ilmu itu mesti diiringi dengan amalan, dan amalan-amalan itu merupakan buah dari ilmu. Maka ilmu tanpa amalan seperti pohon yang tidak ada buahnya tidak ada faedah padanya. Dan sesungguhnya ilmu itu diturunkan untuk tujuan diamalkan.

ﻛﻤﺎ ﺃﻥ اﻟﻌﻤﻞ ﺑﺪﻭﻥ ﻋﻠﻢ ﻳﻜﻮﻥ ﻭﺑﺎﻻ ﻭﺿﻼﻻ ﻋﻠﻰ ﺻﺎﺣﺒﻪ، ﺇﺫا ﻛﺎﻥ اﻹﻧﺴﺎﻥ ﻳﻌﻤﻞ ﺑﺪﻭﻥ ﻋﻠﻢ ﻓﺈﻥ ﻋﻤﻠﻪ ﻭﺑﺎﻝ ﻭﺗﻌﺐ ﻋﻠﻰ ﺻﺎﺣﺒﻪ

Sebagaimana kalau amalan itu tanpa ilmu maka akan menjadi bencana dan kesesatan bagi pelakunya. Jika seorang insan beramal tanpa ilmu maka amalannya akan menjadi bencana dan melelahkan pelakunya.

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam:

ﻣﻦ ﻋﻤﻞ ﻋﻤﻼ ﻟﻴﺲ ﻋﻠﻴﻪ ﺃﻣﺮﻧﺎ ﻓﻬﻮ ﺭﺩ

"Barang siapa yang beramal yang tiada perintahnya dari kami maka amalannya itu tertolak."

Oleh karena itu kita membaca dalam surah Al-fatihah pada setiap rakaatnya:

اﻫﺪﻧﺎ اﻟﺼﺮاﻁ اﻟﻤﺴﺘﻘﻴﻢ ◎ ﺻﺮاﻁ اﻟﺬﻳﻦ ﺃﻧﻌﻤﺖ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻏﻴﺮ اﻟﻤﻐﻀﻮﺏ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻭﻻ اﻟﻀﺎﻟﻴﻦ

"Tunjukilah kami jalan yang lurus jalannya orang-orang yang Engkau beri nikmat atas mereka dan bukan jalan jalan orang yang Engkau murkai bukan pula orang-orang yang sesat."
(QS. Al-Fatihah 6-7)

ﻓﺴﻤﻰ اﻟﻠﻪ اﻟﺬﻳﻦ ﻳﻌﻤﻠﻮﻥ ﺑﺪﻭﻥ ﻋﻠﻢ اﻟﻀﺎﻟﻴﻦ، ﻭاﻟﺬﻳﻦ ﻳﻌﻠﻤﻮﻥ ﻭﻻ ﻳﻌﻤﻠﻮﻥ ﺑﺎﻟﻤﻐﻀﻮﺏ ﻋﻠﻴﻬﻢ

Maka Allah menamakan orang-orang yang beramal tanpa ilmu sebagai orang sesat dan orang-orang yang sudah berilmu tapi tidak mengamalkan sebagai orang yang di murkai.

(Syarh Tsalsat Al-Ushuli 24-26)

📚 Sumber || https://chat.whatsapp.com/3Mof41glHs48WLBygzirB4

🌏 Kunjungi || http://forumsalafy.net/ancaman-bagi-orang-yang-tidak-mengamalkan-ilmunya/

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎

BERUNTUNGLAH ORANG YANG TIDAK TERKENAL

 Asy-Syaikh Abdul Mu’thy bin Jayid ar-Ruhaily hafizhahullah berkata:

‏من صدق الإمام أحمد رحمه الله أن اغتم وأصابه الحزن خشية الافتتان بالشهرة، وقد رفع الله ذكره في حياته، بخلاف من لم يكن مشهورا فهو في سلامة.

"Diantara bukti kejujuran dari al-Imam Ahmad rahimahullah adalah beliau muram dan ditimpa kesedihan karena takut terfitnah dengan sebab ketenaran, karena Allah telah mengangkat nama beliau di masa hidupnya, hal itu tentu berbeda dengan seseorang yang tidak terkenal di mana dia selamat dari ujian ketenaran."

🌍 Sumber || https://twitter.com/alrohaily1437/status/880565979444654081

⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

JANGAN MALU UNTUK MENGATAKAN "TIDAK TAHU" JIKA MEMANG TIDAK TAHU


✍🏼 Ibnu Hurmuz rahimahullah berkata:

 ينبغي للعالم أن يُورِّثَ جلساءه من بعده لا أدري.

"Sepantasnya bagi seorang ulama untuk mewariskan kepada murid-muridnya sepeninggalnya agar biasa mengucapkan, "Saya tidak tahu."

📚 Tarikhul Islam, jilid 8 hlm. 159

🌍 Sumber || https://twitter.com/fzmhm12121/status/892573876047290368

⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

SESEORANG ITU BERADA DIATAS AGAMA TEMANNYA

✍🏻 Asy-Syaikh Al-Allamah Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah

📬 Pertanyaan:

حديث الرَّسُول -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-: «المَرْءُ عَلَى دِيْنِ خَلِيلِهِ»؛ اِشْرَحوا لنا هذا الحديث.؟

Hadits Rasulullah shallallahu alaihi wasallam: Seorang itu di atas agama teman dekatnya. Berikanlah penjelasan kepada kami (tentang) hadits ini.

🔓 Jawaban:

الحديث واضح، أنَّ الخليل الصاحِب والجليس يُؤَثِّر على مُجَالِسِهِ، وعلى مُصَاحِبِهِ، فعلى المُسلم أنْ يختار الخليلَ الصالِحَ الذي ينتفعُ بصُحْبَتِهِ، ويتقوّى دينُهُ به، ويتجنب الجليس السيء

Haditsnya sudah jelas, sesungguhnya seorang sahabat, kawan, teman duduk, itu akan bisa mempengaruhi teman duduknya, kawannya. Maka wajib bagi seorang muslim untuk memilih teman yang shalih yang ia bisa mengambil manfaat dengan berteman dengannya, memperkuat agamanya dengannya dan wajib menjauhi teman yang buruk.

○ Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:

 مَثَلُ الجَلِيس الصَّالِح وجَلِيس السُّوءِ كَحَامَلِ المِسْكِ ونافِخَ الكِيرِ، الجَلِيس الصَّالِح كَحَامِلِ المِسْكِ؛ إمَّا أنْ يُحْذِيَكَ » يعني يُعطيكَ مِنَ المِسْكِ، « وإمَّا تَشْتَرِيَ مِنْهُ، وَإِمَّا أنْ تَجِدَ الرَّائِحَة الطَيِّبَة ما دُمْتَ عِنْدَهُ، وَجَلِيسُ السُّوءِ كَنَافِخِ الكِيْرِ؛ إِمَّا أنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ، وَإمَّا أنْ تَجِدَ مِنْهُ رَائِحَةً خَبِيْثَةً.

”Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk itu ibarat penjual minyak misik dan pandai besi. Teman yang baik itu ibarat penjual minyak wangi, bisa jadi ia akan memberimu minyak wanginya atau bisa jadi engkau akan membeli darinya, bisa jadi engkau akan mendapati bau yang harum (selama engkau ada di sisinya). Dan teman yang buruk itu ibarat pandai besi. Bisa jadi ia akan membakar pakaianmu, bisa jadi engkau akan mendapatkan bau yang tidak sedap."

◎ Seorang penyair berkata:

إذا صَحِبْتَ قومًا فاصحَب خِيَارَهُم ※ ولا تَصْحَب الأرْدَى فَتَرْدَى مع الرَّدِي

”Jika engkau bersahabat dengan suatu kaum, maka bersahabatlah dengan yang terbaik diantara mereka, dan janganlah engkau bersahabat dengan orang rendahan, maka engkau akan terjatuh bersama orang rendahan.

📚 Sumber || http://www.alfawzan.af.org.sa/node/16190

⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

HARI 'IED DAN TASYRIK : HARI BERMAIN DALAM ISLAM


📜 Anas radhiyallahu ‘anhu berkata :

قَدِمَ رَسُولُ اللَّهﷺ الْمَدِينَةَ وَلأَهْلِ الْمَدِينَةِ يَوْمَانِ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَقَالَ « قَدِمْتُ عَلَيْكُمْ وَلَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَإِنَّ اللَّهَ قَدْ أَبْدَلَكُمْ يَوْمَيْنِ خَيْراً مِنْهُمَا يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ النَّحْرِ

“Ketika Nabi ﷺ datang ke Madinah, penduduk Madinah memiliki dua hari raya untuk bersenang-senang dan bermain-main di masa jahiliyyah. Maka beliau berkata :

“Aku datang kepada kalian dan kalian mempunyai dua hari raya di masa Jahiliyyah yang kalian isi dengan bermain-main. Allah telah mengganti keduanya dengan yang lebih baik bagi kalian, yaitu hari raya Idul Fithri dan Idul Adha.” (HR. An Nasai dan Ahmad)

📜 Dalam hadits disebutkan :

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

“Hari-hari tasyriq adalah hari makan dan minum.” (HR. Muslim).

📜 Nabi Muhammad ﷺ juga bersabda :

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَذِكْرٍ لِلَّهِ

"Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah." (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa'i)

📜 Ibnu Rajab alhambali menjelaskan tentang hari tasyrik :

و إنما نهى عن صيام أيام التشريق لأنها أعياد للمسلمين مع يوم النحر.

"Kita dilarang berpuasa pada hari tasyrik karena hari tasyrik adalah hari raya kaum muslimin, disamping hari raya qurban." (Lathaiful Ma'arif) 
__
⚠ NB : Tetap dalam keadaan mengingat kebesaran Allah dihari-hari tasyrik dengan berdzikir (takbir, tahlil, tahmid dan ibadah lainya yang di syari'atkan)

✍🏼 Al-Ustadz Abu Falah hafizhahullah
📑 @fawaidsolo
🌐 www.fawaidsolo.com
📝💻 Majmu'ah Hikmah Salafiyyah || ▶ https://t.me/hikmahsalafiyyah

Wednesday, 22 August 2018

HATI YANG MATI TIDAK AKAN MERASAKAN SAKIT

💬 Ibnul Qoyyim _rahimahullah_ berkata:

☝ Hati kadang sakit dan semakin bertambah parah sakitnya dalam keadaan pemiliknya tidak mengetahuinya, karena kesibukannya dan keengganannya untuk mempelajari keadaan hati yang sehat dan sebab-sebabnya.

🌑 Bahkan kadang hati telah mati dalam keadaan pemiliknya tidak merasakannya. Adapun tanda-tanda kematian hati adalah tidak lagi bisa merasakan sakitnya luka-luka dosa dan tidak pula bisa merasakan sakitnya kebodohan terhadap al-haq dan  keyakinan-keyakinan batil.

🌤 Sesungguhnya hati itu, apabila masih memiliki kehidupan, niscaya ia akan tersakiti dengan kejelekan yang menimpanya dan akan tersakiti pula dengan sebab kebodohannya, sesuai kadar kehidupan hati tersebut.

☝ "Tidaklah mayat itu bisa merasakan sakitnya  luka."

📜 Ighotsatul Lahafan: 1/69

~~~

قال ابن القيم رحمه الله:
قد يمرض القلب ويشتد مرضه، ولا يعرف به صاحبه، لاشتغاله وانصرافه عن معرفة صحته وأسبابها، بل قد يموت وصاحبه لا  يشعر بموته، وعلامة ذلك أنه لا تؤلمه جراحات القبائح، ولا يوجعه جهله بالحق وعقائده الباطلة، فإن القلب إذا كان فيه حياة  تألم بورود القبيح عليه، وتألم بجهله بالحق بحسب حياته.
وَمَا لِجُرْحٍ بَمِّيتٍ إيلامُ

📜 إغاثة اللهافان: ١/٦٩

▪️▪️▪️▪️

Sumber :
📲 Channel Telegram ||https://t.me/salafy_cirebon

PERBANDINGAN PUASA HARI 'AROFAH DENGAN PUASA 'ASYURO


==========================

🔰 Kenapa (keutamaan) puasa 'Asyuro dapat menghapus dosa-dosa selama satu tahun

Sedangkan puasa hari 'Arofah dapat menghapus dosa-dosa selama dua tahun?

💎🍃Berkata Al Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah Rahimahullah :

☝🏻☑ " Pertama : bahwasannya hari 'Arofah berada di bulan harom (  Dzulhijjah )

↩ Dan sebelumnya adalah bulan harom ( Dzulqo'dah )

↪ Serta setelahnya adalah bulan harom ( Al Muharram )

⬅ Berbeda dengan hari 'Asyuro

✌🏻☑ Kedua : bahwasannya puasa hari 'Arofah diantara kekhushushan syariat kita ( yang dibawa oleh nabi Muhammad  ﷺ )

👋🏻 Berbeda dengan puasa hari 'Asyuro

☝🏻Maka puasa hari 'Arofah dilipat gandakan (pahalanya) karena sebab barokah nabi Muhammad ﷺ. "

📚Sumber : Badaai'ul fawaaid jilid 4 hal. 211
---------------------------------------------------

      |[ فـائـــدة قيمـــــة ]|

لـماذا عاشـوراء يكـفر سنة ، ويوم عرفـة يكـفر سنتـين؟

● قـال الإمـام ابن القــيم رحـمه الله:

❪❍❫  الأول : أن يوم عرفة في شهر حرام ، وقبله شهر حرام ، وبعده شهر حرام ، بخلاف عاشوراء .

❪❍❫ الثاني : أن صوم يوم عرفة من خصائص شرعنا ، بخلاف عاشوراء ، فضوعف ببركات المصطفى .


📓📔〘 بـدائع الفـوائد〘4/211〙

➖➖➖

Sumber :
⏯ Channel Telegram || http://t.me/salafy_cirebo

MAU BERKURBAN? MANA YANG LEBIH UTAMA?


✒ Syaikh Ibnu Utsaimin _rahimahullahu ta'ala_

❓ Pertanyaan:
Barakallahu fikum..
Seseorang bertanya: Mana yang lebih utama, berkurban seekor kambing atau sapi?.

🔓 Jawaban:
Para ulama ahli fikih rahimahullah menyebutkan apabila seseorang berkurban dengan seekor hewan ternak secara utuh, maka yang lebih utama adalah seekor unta, kemudian sapi, kemudian kambing, dan domba lebih utama daripada kambing kacang.

Adapun jika ia berkurban  sepertujuh dari unta atau sapi, maka berkurban seekor kambing lebih utama, dan domba lebih utama daripada kambing kacang.

📒 Silsilah Fatawa Nurun Ala Darb: Kaset no.275


📁 السؤال:
بارك الله فيكم يقول هذا
السائل: أيهما أفضل في الأضحية الكبش أو البقر؟
الجواب:
الشيخ: ذكر الفقهاء رحمهم الله أنه إذا ضحى بالبهيمة كاملة  فالأفضل الإبل، ثم البقر، ثم الغنم والضأن أفضل من الماعز، أما إذا ضحى بسبعٍ من البدنة، أو البقرة؛ فإن الغنم أفضل والضأن أفضل من الماعز.
📁 المصدر: سلسلة فتاوى نور على الدرب > الشريط رقم [275]
أحكام الذبائح > الأضحية
➖➖➖

⏏ Gabung di Channel : || http://t.me/salafy_cirebon

Tuesday, 21 August 2018

TANDA-TANDA SESEORANG DITERIMA IBADAH HAJI DAN UMRAHNYA


🔹 Asy-Syaikh Muhammad ibnu Shalih al-'Utsaimin رحمه الله

🔺 Pertanyaan :
Apakah ada tanda-tandanya bagi orang-orang yang ibadah haji dan umrahnya diterima?

🔺 Jawaban :
Kadang-kadang ada tanda-tandanya bagi orang yang haji, puasa, sedekah dan shalatnya diterima, yaitu kelapangan dada,  kebahagiaan hati dan wajah ceria.

Sebab ibadah-ibadah itu mempunyai tanda-tanda yang tampak pada orang yang melakukannya, bahkan pada lahir dan batinnya juga.

Sebagian ulama salaf ada yang menyebutkan bahwa di antara tanda diterimanya suatu kebajikan itu adalah Allah memberikan karunia kepadanya berupa kesanggupan melakukan kebajikan sesudahnya, sebab karunia berupa kesanggupan melakukan kebajikan sesudahnya itu menunjukkan bahwasanya Allah menerima amalnya yang terdahulu, maka Allah karuniakan kepadanya amal kebajikan yang lain dan meridhainya.

📚 Sumber:
~ابن عثيمين، دليل الأخطاء التي يقع فيها الحاج والمعتمر، ص(١١٥).


هل لقبول الحج والعمرة علامات؟

السؤل
هل هناك علامات يمكن أن تظهر على المقبولين في أداء الحج والعمرة؟

الجواب
قد تكون هناك علامات لمن تقبل الله منهم من الحجاج والصائمين والمتصدقين والمصلين : وهي انشراح الصدر ، وسرور القلب، ونور الوجه ،

فإن للطاعات علامات تظهر على بدن صاحبها ؛ بل على ظاهره وباطنه أيضًا،

وذكر بعض السلف أن من علامة قبول الحسنة : أن يوفق الإنسان لحسنةٍ بعدها ، فإن توفيق الله إياه لحسنة بعدها يدل على أن الله-عزّ وجلّ- قبل عمله الأول، ومنّ عليه بعمل آخر ، ورضي به عنه.

📚 ~ابن عثيمين، دليل الأخطاء التي يقع فيها الحاج والمعتمر، ص(١١٥).


✍🏼 Miqdad al-Ghifary hafizhahullaah || WA Riyadhul Jannah As-Salafy
📝💻 Majmu'ah Hikmah Salafiyyah || ▶ https://t.me/hikmahsalafiyyah

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

FATWA ULAMA : HUKUM BERHAJI DENGAN HARTA HARAM



════════════════════

📝✈🕋
✍🏻 Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

P e r t a n y a a n :

📜 Telah diketahui bahwa Allah tidaklah menerima kecuali yang baik.

Sementara sebagian orang berhaji dengan harta haram. Apakah hajinya diterima❓

J a w a b a n :

📖 Pendapat yang benar hajinya tetap sah. Karena harta itu itu bukan termasuk syarat sahnya haji dan seseorang bisa berhaji dengan tubuhnya.

✋🏼 Ini berbeda dengan sedekah. Jika bersedekah dengan harta haram, maka sedekahnya tidak diterima. Karena keharamannya terletak pada ibadahnya itu sendiri.

📢 Adapun ibadah haji ini maka amalan seseorang, gerakannya thowafnya, sa'inya, wuqufnya dan lemparan jumrahnya, semua ini adalah amalan tubuh bukan dirham dan bukan pula nafkah.

☝🏻 Maka pendapat yang benar adalah hajinya sah. Namun tidak boleh menggunakan harta haram baik untuk ibadah maupun selainnya. Wajib baginya untuk berlepas diri dari harta haram itu.

📕 Sumber : Liqa al-Bab al-Maftuh 88

---------------------

حكم الحج بالمال الحرام

السؤال:

من المعلوم أن الله لا يقبل إلا طيباً، بعض الناس يحج بالمال الحرام، هل حجه مقبول؟

الجواب:

الشيخ: القول الراجح: أن حجه صحيح؛ لأنه ليس من شرط الحج المال، فيستطيع الإنسان أن يحج ببدنه، بخلاف الصدقة إذا تصدق بالمال الحرام لا تقبل منه؛ لأن الحرام وقع في عين العبادة. أما هذه فأعمال الإنسان وحركاته وطوافه وسعيه ووقوفه ورميه هذه أفعال ما هي دراهم ولا نفقة.فالصحيح: أن حجه صحيح، ولكنه لا يحل له أن يستهلك الأموال المحرمة لا في العبادة ولا غيرها، والواجب عليه أن يتخلص منها.

المصدر: لقاء الباب المفتوح [88]

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••


https://t.me/KajianIslamTemanggung

📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ]  Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

MACAM-MACAM CACAT YANG MENJADIKAN HEWAN TIDAK LAYAK UNTUK KURBA



💬 Asy Syaikh Abu Ammar Ali Al Hudzaifi -hafidzohullah- berkata :

Syarat ketiga dari syarat sahnya kurban yaitu agar hewan tersebut selamat dari cacat.
Sebagaimana yang tersebut dalam sabda Nabi ﷺ :
“Empat macam cacat yang menyebabkan hewan tidak layak dijadikan kurban:
• rusak matanya dan jelas kerusakannya,
• sakit dan jelas sakitnya,
• pincang dan jelas pincangnya,
• kurus yang tidak menyisakan sum-sum.”

1⃣ Rusak matanya dan jelas kerusakannya;
•> Yaitu yang telah rusak matanya, dan syaratnya adalah jika sangat jelas kerusakannya, sehingga apabila tidak jelas kerusakannya maka hewan tersebut layak dijadikan kurban.
•> Hewan yang buta lebih pantas lagi masuk pada nash ini.

2⃣ Sakit dan jelas sakitnya;
•> Yaitu tampak tanda-tanda sakitnya, dan itu berpengaruh pada tubuhnya, tanda-tanda sakitnya begitu jelas, maka hewan tersebut tidak boleh dijadikan kurban.

3⃣ Pincang dan jelas kepincangannya.
Patokannya adalah hewan tersebut tidak mampu berjalan mengimbangi teman-temannya yang sehat. Maka hewan-hewan yang sehat selalu mendahuluinya ke tempat merumput. Ini adalah tanda yang jelas bahwa hewan tersebut pincang. Maka yang terputus kakinya lebih pantas untuk tidak masuk kriteria.
Sedangkan yang pincangnya sedikit dan tidak begitu jelas, maka hewan tersebut bisa dijadikan kurban.

4⃣ Kurus yang tidak menyisakan sum-sum.
•> Yaitu kurus, tidak bersum-sum, maka hewan ini tidak layak untuk dijadikan hewan kurban.

•> Empat macam cacat ini menghalangi kelayakan sebagai hewan kurban 

📘📕 Syarah Kitab Al Hajj min Umdatil Fiqhi_ oleh _**Asy Syaikh Ali Al Hudzaifi**_ -hafidzohullah-

_____________

💥قال الشيخ أبو عمار علي الحذيفي _ حفظه الله_:

🌀الشرط الثالث من شروط الأضحية المجزئة🌀

📛أن تكون سليمة من العيوب📛

👈 وهي المذكورة في قول النبي: (أربع لا تجوز في الأضاحي: العَوْراء البيِّن عَوَرُها، والمريضة البيِّن مرضها، والعرجاء البيِّن ضَلَعُها، والعَجْفاء التي لا تُنقي).

1⃣ العوراء البين عورها،
👈هي التي انخسفت عينها، وشرط عورها أن يكون عوارها بينا فإذا لم يكن ليس بينا فهذه تجزئ.
👈والعمياء: تدخل في النص من باب أولى.

2⃣ المريضة البين مرضها،
👈وهي التي ظهرت عليها آثار المرض، وأثر ذلك في جسمها فالآثار عليها بادية، فهذه لا تجزئ في الأضحية.

3⃣ العرجاء البين ضلعها،
👈وضابط ذلك أنها لا تستطيع المشي مع الصحيحة فالبهائم الصحيحة تسبقها إلى المرعى، فهنا نص على العرجاء، فمقطوعة الساق من باب أولى لكن التي فيها ضلع بسيط ليس بينا؛ فهذه لا تمنع الإجزاء.

4⃣ العجفاء التي لا تنقي:
👈يعني الهزيلة التي لا مخ فيها فهذه لا تجزيء في الأضحية.

💢فهذه العيوب الأربعة تمنع من الإجزاء.

📒 شرح كتاب الحج من عمدة الفقه للشيخ علي الحذيفي
➖➖➖

⏯ Channel Telegram||https://t.me/salafy_cirebon

KEUTAMAAN HARI AROFAH


💬 Al Imam An Nawawi -rahimahullah- berkata tentang hari Arofah.

📌🏷 Hari ini adalah hari yang paling utama dalam setahun untuk berdoa, sehingga semestinya bagi manusia untuk mencurahkan segenap kemampuannya untuk berdzikir, berdo'a, membaca Al Qur'an dan berdoa dengan berbagai macam doa serta berdzikir dengan beragam dzikir.

🤲🏻💦 Hendaknya seseorang berdo'a untuk dirinya, kedua orangtuanya, kerabatnya, guru-gurunya, sahabat-sahabatnya, teman-teman dekatnya, orang-orang yang dicintainya dan semua orang yang telah berbuat baik kepadanya, juga seluruh kaum muslimin.

☝🏼❗ Berhati-hatilah jangan sampai kamu meremehkan perkara ini semua, karena apa yang terlewatkan di hari itu tidak lagi bisa dikejar.

📕📜 Kitab Al Adzkar oleh An Nawawihalaman 333

_______________

📍قال الإمام النووي رحمه الله عن يوم عرفة:

《 فهذا اليوم أفضل أيام السنة للدعاء، فينبغي أن يستفرغ الإنسان وسعه في الذكر والدعاء وقراءة القرآن، وأن يدعو بأنواع الأدعية ويأتي بأنواع الأذكار، ويدعو لنفسه ووالديه وأقاربه ومشايخه وأصحابه وأصدقائه وأحبابه وسائر من أحسن إليه وجميع المسلمين_وليحذر كل الحذر من التقصير في ذلك كله، فإن هذا* اليوم لا يمكن تداركه 》.

          كتاب الأذكار للنووي (ص ٣٣٣)

نتعاون على السنة
السنة سفينة نوح من ركبها نجا ومن تخلف عنها هلك
https://t.me/Nataouan
https://fb.com/Nataouan

 ➖➖➖

⏯ Channel Telegram||https://t.me/salafy_cirebon

PERMATA SALAF : KELUH KESAH YANG SESUNGGUHNYA

════════════════════



☝💬 Telah  berkata Al Imam ibnul Qayim  رحمه الله :

🖐🏼💦 "Bukanlah keluh kesah itu dengan linangan air mata dan kesedihan kalbu.

⛱ Akan tetapi keluh kesah yang sesungguhnya adalah :

🔥 Tuturkata yang jelek dan prasangka yang buruk."

✍ Sumber :
'Iddatus Shobiriin 99

🌿🌸 قال الإمام ابن القيم  رحمه الله :

‏ليس الجزَع أن تدمع العين ،
ويحزن القلب !

ولكن الجزع :
📌القول السيِّئ
📌والظن السيِّئ .
...............................
📝[ عدة الصابرين( ٩٩)]

_________________

Sumber :
https://t.me/KajianIslamTemanggung

📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ]  Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

PETUAH ULAMA - TANDA KALBU YANG SELAMAT



════════════════════


🎙 Berkata Ibnul Arabi al-Maliki al Andalusi semoga Allah merahmati beliau :

👎🏼 Sebuah kalbu tidak akan selamat jika pemiliknya adalah :

🔅 Pendengki
🔅 Suka hasad
🔅 Bangga diri
🔅Dan sombong

☝🏻 Dan sungguh Nabi shallahu alaihi wa sallam telah mempersyaratkan kesempurnaan iman seseorang dengan mencintai untuk saudaranya sebagaimana dia mencintai untuk dirinya sendiri.

📒 Sumber : Ahkaam alQur'an karya Ibnul Aroby 3/459

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••

🎙 ‏قال ابن العربي المالكي الأندلسي رحمه الله :

 ( لا يكون القلب سليمًا إذا كان حقودًا حسودًا معجبًا متكبرًا ، وقد شرط النَّبي صلى الله عليه وسلم في الإيمان، أن يحبَّ لأخيه ما يحبُّ لنفسه)

📒 أحكام القرآن لابن العربي | ج 3 ص  459

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••

Sumber :
https://t.me/KajianIslamTemanggung

📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ]  Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

Monday, 20 August 2018

HUKUM MEMINDAHKAN KURBAN KE DAERAH LAIN


✍ Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :

Pemotongan hewan kurban di daerah pemiliknya adalah perkara sunnah, dan itulah yang disyariatkan. Di sisi lain itu lebih utama dan lebih sempurna.

☝ Adapun memindahkan kurban ke daerah lain, maka tidak boleh dipindahkan ke daerah lain, karena kami berpendapat wajib memakan sebagian dagingnya, kecuali jika kita bisa menjamin daging yang akan kita makan bisa dikirim.

Adapun jika kita berpendapat: tidak wajib memakannya, maka boleh dipindah. Tetapi, hal ini menyelisihi sunnah. Oleh karena itu, kami sering menyampaikan berulang kali kepada saudara-saudara kami agar tidak melakukan hal seperti ini. Yaitu, agar tidak mengirim kurban mereka ke luar daerah mereka. Bahkan, seharusnya mereka menyembelih di rumah-rumah mereka, di tengah-tengah keluarga mereka hingga syiar ini menjadi tersebar, dan anak-anak kecil mengetahui pelaksanaannya dari orang-orang dewasa.

👉 Adapun, jika ia mengirim uang untuk dibelikan kurban, lalu disembelih di sana, maka ini juga tidak boleh. Jika ia hendak memberikan manfaat kepada saudara-saudaranya di daerah lain, hendaknya ia mengirim uang saja. Kadang uang lebih bermanfaat daripada daging kurban.

📚 Silsilah Liqa-atil Babil Maftuh (4)

~~~

قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله تعالى :
الأضحية تكون في بلد المضحي هذه هي السنة، وهو المشروع، وهو الأفضل والأكمل، وأما نقلها إلى بلدٍ آخر فإننا قلنا: بوجوب الأكل منها، فإنه لا يجوز نقلها إلى بلد آخر، إلا إذا ضمنا أنه سيأتينا من هذا اللحم ما نأكله، وإن قلنا: بعدم الوجوب جاز، لكنه خلاف السنة، ولهذا نقول ونكرر لإخواننا: ألا يفعلوا هذا، أي لا يبعثوا بضحاياهم إلى الخارج، بل يضحون في بيوتهم، وبين أهليهم حتى تظهر هذه الشعيرة، ويعرفها الصغار عن الكبار، وأما أن ترسل دراهم وتذبح هنا فلا، وإذا كان يريد نفع إخوانه في بلاد أخرى يرسل إليهم دراهم، فقد تكون الدراهم أنفع لهم من اللحم.
سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح [4]
➖➖➖

⏯ Channel Telegram||http://t.me/salafy_cirebon


MASALAH PENYEMBELIHAN KURBAN


💬 Asy Syaikh Abu Ammar Ali Al Hudzaifi -hafidzohullah- berkata :

📜 Kata الأضْحِيَة dengan dhammah pada hamzah (أُُضحية) dan boleh juga dengan kashroh (إِضْحية), dan kadang dikatakan: ضَحِيَّة dengan wazan سَرِيّة juga أضحاه dengan wazan أرطاه

💫• Yaitu hewan kurban yang disembelih seorang muslim pada hari Ied dan hari-hari tasyriq setelahnya dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah -Ta'ala-, karena Allah berfirman :

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ ۚ

"Daging-daging unta dan darahnya sekali-kali tidaklah sampai kepada Allah, akan tetapi ketakwaan kalianlah yang sampai kepada-Nya."  **(Al Hajj:37)**

⚠ • Maka dalam menyembelih binatang ternak secara umum ataupun hewan kurban secara khusus harus dilandasi dengan keikhlasan kepada Allah -Ta'ala-, sehingga dia menyembelihnya dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah -Ta'ala-. Tidak menyembelih karena bangga diri, riya', ingin dipuji dan tidak pula karena sekedar mengikuti kebiasaan.

♻ Di antara tujuan penyembelihan tersebut adalah memberikan kesenangan kepada anak-anak, keluarga dan kerabat. Memberi makan orang yang membutuhkan dan menjadikan mereka tidak butuh kepada manusia.

⚖ Amalan ini hukumnya sunnah. Telah terkumpul padanya sunnah berupa ucapan dan perbuatan Nabi.

🔊 • Adapun sunnah berupa ucapan, maka sungguh Rasulullah ﷺ telah menganjurkan dan menyemangati manusia untuk melaksanakannya.

🔪 • Sedangkan sunnah berupa amalan, maka sungguh Rasulullah ﷺ  telah mengerjakannya, beliau telah menyembelih 2 kurban; yang pertama atas nama beliau dan keluarganya dan yang kedua atas nama umatnya.

📕📘 Syarah Kitab Al Hajj min Umdatil fiqhi oleh Asy Syaikh Ali Al Hudzaifi -hafidzohullah-
______________

مسائل الأضحية

💥قال الشيخ أبو عمار علي الحذيفي _ حفظه الله_:

🌀 الأضحية: هي بضم الهمزة (أضحية) وكسرها (إضحية)، وتقال أيضا: ضحية بوزن سرية، وأضحاه بوزن أرطاه،

💥 وهي ما يذبحها المسلم يوم النحر وفي أيام التشريق تقربا إلى الله تعالى لأن الله يقول: (لن ينال الله لحومها ولا دماؤها ولكن يناله التقوى منكم).

⛔ فلابد في ذبح الأنعام عموما والأضحية خصوصا من الإخلاص لله تعالى، فيذبحها قربة إلى الله تعالى، فلا يذبح فخراً ولا رياءً ولا سمعة، ولا مجرد عادة.

✅ ومن مقاصدها التوسعة على العيال والأهل والأقارب وإطعام المحتاجين والاستغناء عن الناس.

💢 وهي سنة مستحبة اجتمعت فيها السنة القولية والعملية،
🔹 فأما السنة القولية فقد حث الناس عليها صلى الله عليه وسلم، ورغَّب فيها.
🔹وأما السنة العملية فقد فعلها النبي صلى الله عليه وسلم، فقد ضحى النبي صلى الله عليه وسلم بأضحيتين، إحداهما عنه وعن أهل بيته، والثانية عن أمته

📒 شرح كتاب الحج من عمدة الفقه للشيخ علي الحذيفي
➖➖➖


⏯ Channel Telegram ||http://t.me/salafy_cirebon

Tata Cara Pembagian Daging Kurban Idul Adha

✅  Sedikit bekal bagi yang mau berkurban dan penyelengara kurban...

Dapatkan penjelasan dari  ulama kita bersama,
Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

✍🏼  Pertanyaan :
Bagaimana cara membagi-bagi daging hewan kurban❓

📃  Jawaban :
1⃣  Orang yang berkurban memakan sebagian darinya.
2⃣ Sebagiannya lagi disedekahkan kepada orang-orang miskin.
3⃣ Sebagian yang lain dihadiahkan kepada orang-orang kaya untuk menarik simpati mereka.
🗃Sumber : Majmu' al-Fatawa 14-25

كيف يوزع لحم الأضحية؟

قال ابن عثيمين:
1-يأكل الإنسان منها
2-يتصدق منها على الفقراء
3-يُهدي منها للأغنياء تألُّفًا وتحبُّبًا

مجموع الفتاوى (25-14)



_✅  Ada tambahan faedah penting lagi ayo simak sejenak_

```Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah```

*_⚪  Pertanyaan :_*
```🍗  Bagaimana menghadiahkan daging kurban apakah masih mentah atau sudah dimasak❓```

*_🔴  Jawaban :_*
```✋🏽  Menghadiahkan dan menyedekahkan daging kurban tiada lain berupa daging yang masih MENTAH tanpa dimasak terlebih dahulu.```
*🗃  Sumber : Majmu' al-Fatawa 25-132*

هل اهداء لحم الأضحية  يكون نيء أم مطبوخ؟

قال ابن عثيمين:
الإهداء والصدقة إنما يكون في اللحم النيء دون المطبوخ.
مجموع الفتاوى (25-132)

https://bit.ly/KajianIslamTemanggung