Wednesday, 4 April 2018

Perang Fijar

Materi 9: Perang Fijar

Sirah Nabawiyah dari kitab “al-Khullaashoh al-Bahiyyah fiy Tartiibi Ahdaats as-Sirah an-Nabawiyyah”




Perang Fijar

٩ – ولما بلغ – صلى الله عليه وسلم – الخامسة عشرة كانت حرب الفجار بين قريش وهوازن.

9. Ketika usia Rasululullah ﷺ menginjak 15 tahun terjadi perang Fijar antara Quraisy versus Hawazin.

Pelajaran:

1- Peristiwa perang Fijar terjadi antara Kinanah yang didukung oleh Quraisy berhadapan dengan Hawazin. Perang ini dinamakan Fijar karena telah melanggar kehormatan bulan harom.

2- Tidak ada kabar yg shohih menyebutkan tentang keikutsertaan Rasulullah ﷺ pada perang ini kecuali apa yg disebutkan oleh Ibnu Hisyam dalam Sirahnya tanpa menyebutkan sanad, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: ” Ketika itu (perang Fijar) aku memanah melindungi paman-pamanku.”
Namun as-Suhaili mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ tidak ikut bersama paman2nya dalam perang tsb karena perang ini melanggar kehormatan bulan harom juga pihak2 yg bersengketa masih dalam kekufuran, sementara Allah ﷻ tidak mengijinkan bagi org beriman untuk berperang kecuali untuk meninggikan kalimat Allah. (Lihat ar-Raudhu al-Unuf 1/209)

3- Ahli sejarah berbeda pendapat tentang umur Rasulullah ﷺ saat meletusnya perang ini. Ibnu Hisyam menyebutkan bahwa saat itu umur Rasulullah 14 atau 15 tahun. Sedangkan Ibnu Ishaq mengatakan bahwa umur Rasulullah ﷺ saat itu adalah 20 tahun. Ada jga yg mengatakan bhwa umur Rasulullah ﷺ waktu itu adalah 10 tahun, pendapat ini yg dipilih oleh asy-Syaikh Ahmad Fariid karena peristiwa Fijar terjadi 15 tahun sebelum pemugaran Ka’bah, dan pemugaran Ka’bah trjadi 5 tahun sblum Nabi diangkat mnjadi Rasul. Dan Rasulullah diangkat menjadi Rasul di usia 40 tahun, maka usia Rasulullah saat peristiwa Fijar tsb adalah 10 tahun. (Lihat Dalail an-Nubuwwah Lil Baihaqi 2/58-60)

4- Pemicu terjadinya perang ini adalah seseorang dari Bani Kinanah yang bernama al-Barradh membunuh Urwah yang dari Bani Hawazin, padahal mereka berada di bulan harom. Karena peristiwa tersebut emosi kedua kabilah ini tersulut.

5- Panglima dari kalangan Quraisy dan Kinanah saat itu adalah Harb bin Umayyah. Pada pagi harinya kemenangan berada di pihak Hawazin, namun keadaan berbalik saat tengah hari menjadi kemenangan pihak Kinanah.

6- Akhir dari perang ini adalah kedua kubu bersepakat untuk bertemu tahun depan di Ukazh. Saat waktu yg ditentukan tersebut tiba, perjanjian damai terjadi setelah pihak Kinanah membayar denda kepada Hawazin.

WaLlohu Ta’ala A’lam.

Ustad Abu Abdirrazzaq Marzuki Umar, Lc. حفظه الله
Post a Comment