Monday, 24 April 2017

What is Prilled Urea and how it is different from Granular urea?




Urea has 46% nitrogen and thats why its a very good source of nitrogen for agriculture use. Urea is white crystalline solid organic compound and manufactured in "Prilled" form. Urea is considered an organic compound because it contains carbon. It is soluble in water. Its chemical formula is CO(NH2)2. "Prilled urea" is widely used in agriculture as nitrogen rich fertiliser. Urea is produced in excess of 140,000,000 tons per year worldwide, of which more than 90% of world production is destined for use as a fertiliser.

Prilled urea, or "prills" are formed by dropping liquid urea from a prilling tower into droplets that dry into roughly spherical shapes 1mm to 4 mm in diameter. A tall tower is used to make the prilled urea and the three prill towers of Duncans fertiliser are shown in following image.

Granular urea is chemically the same as prilled urea. Granular urea, however, is slightly larger and harder. Today, the use of prilled urea is more prevalent because it is more resistant to breaking down when being blended with the other components of fertiliser.


Specifications for Prilled Urea 46%N :

Nitrogen: 46% min.
Moisture: 0.3% max.
Biuret: 1% max.
Granulation: 1 - 4 mm 90-94 % min.
Melting Point: 132 Degrees Celsius
Colour: Pure White Prilled
Radiation: Non - Radioactive
Free Ammonia: 160pxt ppm max.
Prilled,Free Flowing, Treated against caking, 100% free from harmful substances


Specifications for Granular Urea 46%N :

Nitrogen: 46% min.
Moisture: 0.5% max.
Biuret: 1.4 % max.
Granulation: 2 - 4 mm 90-94 % min.
Melting Point: 132 Degrees Celsius
Colour: Standard White or Pure White
Radiation: Non - Radioactive
Free Ammonia: 160pxt ppm max.
Free Flowing, Treated against caking, 100% free from harmful substances


Prilled Urea and Granular Urea
(http://www.sabic.com/corporate/en/productsandservices/fertilizers/prilled-rea-granular-rea)
Description
Urea is the most popular and economical of all nitrogenous fertilizers being used worldwide. Urea has a nitrogen content of 46%, a higher concentration than this is available in other solid sources of nitrogen. Unlike phosphate and potassium fertilizers, which normally require a single application, urea needs to be applied several times during the growing season. Urea is an ideal source of nitrogen for all kinds of crops (wheat, barley, rice, maize etc.) In addition, urea is a major raw material for melamine, and an important raw material for the manufacture of other industrial products. SABIC
produces and markets both Prilled and Granular Urea, thus giving customers a flexible choice to suit their requirements.
Properties
Parameter
Unit
Quantity / Description
Spherical shape
granules
Melting point
°C
around 132
Molecular weight
amu
60
Specifications
Granular Urea Specifications
Parameter
Unit
Quantity
Total nitrogen
wt %
46 min
Biuret content
wt %
1% max
Formaldehyde (HCHO)
wt %
0.45 min
Crushing strength
kg
2 min
Moisture
wt %
0.5 max
Particle size
wt %
2-4 mm....90% min
> 4 mm....7% max
Prilled Urea Specifications
Parameter
Unit
Quantity
Total nitrogen
wt %
46 min
Biuret content
wt %
≤ 1
Moisture
wt %
≤ 0.5
Particle size
wt %
1-2.8 mm....90% min



Source : 

(http://duncansfertiliser.blogspot.com/2011/12/what-is-prilled-urea-and-how-it-is.html)

PENAFSIRAN FOLIAR ANALISA DATA


 Pengenalan
 2.1       Nilai foliar analisa berada di (dalam) kecepatan dengan mana informasi pada [atas] bahan gizi status suatu rotan sangat field(s) dapat dan harus dibuat tersedia untuk para manajer sedemikian sehingga tindakan korektif dapat diambil jika [itu] diperlukan. Data yang (mana)  menjadi tersedia beberapa bulan setelah contoh diambil [menjadi/dari] [bunga/minat] bersejarah [yang] hanya dan mungkin (adalah) digunakan untuk membenarkan kebijakan di (dalam) tahun berikut . Sasaran hasil untuk foliar analisa pada Ramu harus tergambar jelas.
·         " Suatu sasaran minimum harus untuk mencicip sedikitnya dua bidang di (dalam) tiap-tiap blok pada bulan Januari, Februari, Maret untuk menguji di (dalam) suatu broad-brush cara apakah tebu mempunyai bahan gizi tingkatan cukup. Informasi ini akan menandai (adanya) apakah manapun bahan gizi kekurangan ada yang (mana)   mungkin untuk mempengaruhi hasil di (dalam) [itu] mendekati panenan. Suatu jumlah kecil top dressing adalah mungkin pada bulan Januari melakukan koreksi defisiensi.
·         " Suatu sasaran [yang] lebih bermanfaat dan ambisius adalah untuk mencoba untuk mencicip semua bidang pantas mulai pada bulanNovember ( mengumpamakan curah hujan distribusi yang terdahulu cukup) dan melanjutkan ke Maret. Ini akan sungguh-sungguh menyediakan jauh lebih memerinci informasi dan akan mengijinkan suatu propotion nutrient-deficient tebu[yang] lebih besar untuk menerima aplikasi pupuk pengganti. Jika sasaran ini di/terpilih kemudian Ramu harus diyakinkan [yang] UNITECH itu dapat menyediakan yang diperlukan melayani dan [membawa/kirim] hasil ke Ramu di dalam lima hari-hari kerja dari (tanda) terima dari  contoh. Ahli ilmu tanah perlu menyediakan Manajer Yang agrikultur dengan hasil ditafsirkan di dalam hari yang  hasil diterima dari UNITECH. Ini akan mengijinkan Ramu untuk membuat aplikasi pupuk pengganti tepat waktu jika mereka diperlukan.
 Ketelitian Analitis
 2.2       Ramu perlu juga menyelidiki Apa [yang] cek internal dan eksternal   dikerjakan oleh UNITECH untuk memonitor ketelitian [dari;ttg] hasil analitis mereka. Universitas Wageningen di (dalam) Netherlands telah menawarkan suatu monitoring [jasa;layanan] untuk laboratorium [yang] analitis selama bertahun-tahun. Ramu perlu juga melakukan cek sendiri pada [atas] UNITECH [oleh/dengan] meluncurkan satu atau lebih contoh salinan ( [yang]  identitas siapa   tidak mengenal UNITECH dengan masing-masing batch contoh.
Penafsiran [dari;ttg] hasil analitis
2.3       Ketika menginterpretasikan hasil foliar analisa, fakta yang paling utama untuk mengingat adalah [bahwa/yang] melulu menandai (adanya) bahan gizi status ada dari  [pabrik/tumbuhan]. Mereka tidak menandai (adanya) pertimbangan untuk yang terkait [dengan] bahan gizi nilai-nilai tertentu. Oleh karena itu, [sebelum/di depan] pembuatan manapun pujian/rekomendasi atas dasar suatu analisa, hasil harus ditafsirkan dengan tiba pertimbangan [menyangkut] kondisi-kondisi yang menyebabkan manapun bahan gizi tertentu menyeimbangkan. Informasi dibahas di (dalam) [paragrap/ayat] berikut  harus sangat menolong.
2.4       Hasil harus direkam pada [atas] suatu lembar;seprai yang (mana)  berisi semua informasi yang diperlukan untuk penafsiran mereka. Suatu contoh dipasang.
2.5       Cuaca Karena bahan gizi status lahan [yang] ditentukan [adalah]  bahan gizi status [pabrik/tumbuhan] akan [jadi] di/terpengaruh oleh kondisi-kondisi embun lahan. Di (dalam) cuaca kering [adalah]  embun lahan menjadi pembatasan. [Yang] dengan cara yang sama, di bawah kondisi-kondisi curah hujan kelebihan di (dalam) dengan kurang baik mengalirkan lahan, akar dengan kurang baik dianginkan akan menderita suatu air fisiologis menekan dan bahan gizi status [pabrik/tumbuhan] akan ber;ubah.
2.6        Kebanyakan zat lemas dan fosfor yang tersedia   ditempatkan; terletak di (dalam) lahan permukaan. Di bawah mengeringkan kondisi-kondisi [adalah]  pengambilan dua  bahan gizi ini   sangat dikurangi [ketika;seperti] air menekan berkembang. Zat lemas dan fosfor isi dari  [pabrik/tumbuhan] [yang] sebagai konsekwensi jatuh tajam. Kalium tersedia, di (dalam) kontras, dilepaskan untuk bermacam-macam derajat tingkat dan akar dalam yang (mana)   ditempatkan; terletak [di mana/jika] embun lahan masih tersedia mungkin punya akses ke kalium ( dan zat kapur dan magnesium juga).
2.7       Secara ringkas, dengan suatu (musim)kering moderat ada suatu kecenderungan untuk zat lemas dan fosfor pengambilan untuk dikurangi, dan pengambilan kalium sampai taraf tertentu, dan zat kapur dan magnesium [bagi/kepada] suatu derajat tingkat lebih besar, untuk meningkatkan.
Kondisi-Kondisi kering

Foliar mengukur pada [atas] N dan P dikurangi
Foliar tingkat K, Ca dan Mg adalah [yang] sedikit ditingkatkan atau tidak dibuat buat


2.8        gejala Ini menjelaskan mengapa rejim air panen ( baik sebagai curah hujan atau irigasi) dipertimbangkan untuk empat minggu sebelum sampling. Periode waktu ini yang bersesuaian lekat dengan periode [bahwa/yang] contoh [itu] TVD daun  sedang mengembang;kan. Jika kondisi-kondisi bertumbuh adalah yang baik untuk periode kemudian bahan gizi isi DARI  TVD adalah suatu cerminan/pemantulan [yang] adil [menyangkut] bahan gizi status lahan.
2.9       Jumlah maksimum total curah hujan yang memberi suatu pengambilan [yang] tak terlarang N dan P untuk empat minggu sebelum sampling adalah 130-150mm.
2.10     Jika curah hujan adalah berlebihan suatu tekanan zat lemas pengambilan yang serupa untuk  itu  disebabkan oleh hasil (musim)kering. Ini sebagian dalam kaitan dengan suatu kerugian, [oleh/dengan] pelepasan, tentang zat lemas tersedia, mengurangi efisiensi akar dalam kaitan dengan oksigen rendah menyediakan dan mungkin mengurangi microbial aktivitas menghasilkan suatu tingkat dikurangi zat lemas mineralisasi.
2.11     Foliar fosfor dimakan karat kepada paling sedikit derajat tingkat oleh curah hujan berlebihan. [Itu] adalah [kini/hadir] sebagai suatu format tak bergerak di (dalam) lahan demikian juga tidak menderita pelepasan, meskipun [demikian] kondisi-kondisi anaerobic akan pasti mempengaruhi efisiensi akar.
2.12      kalium Pengambilan merosot dengan cepat di bawah kondisi-kondisi [dari;ttg] curah hujan dan daun mata pisau berlebihan telah ditemukan untuk berisi sama  sedikit/kecil seperti  0.14% K di (dalam) perihal kering.
Kondisi-Kondisi basah

Foliar tingkat N dan K tertekan
Foliar tingkat P adalah [yang] sedikit tertekan atau tidak dibuat buat di (dalam) kondisi-kondisi [yang] sangat basah




2.13     Tekanan foliar [yang] Yang menjengkelkan N dan K mengukur menjadi [yang] jelas untuk curah hujan lebih dari 230mm untuk four-week periode sebelum sampling.
2.14     Perhatian besar diperlukan ketika merekomendasikan aplikasi pupuk [yang] pengganti jika (musim)kering atau curah hujan berlebihan mungkin telah mempengaruhi bahan gizi pengambilan.
Jumlah maksimum daun Embun untuk sampling adalah 72%




2.15     Aplikasi pupuk Bidang harus tidak mencicip jika ada suatu penundaan di [dalam]  aplikasi pupuk dasar maupun jika curah hujan adalah tidak cukup untuk memastikan bahwa pupuk adalah pindah ke zone akar dan menyerap. Foliar analisa boleh menandai (adanya) bahan gizi kekurangan, yang (mana)  akan dikoreksi ketika aplikasi pupuk dasar diserap.
2.16     Temperatur [Di mana/jika] temperatur rendah membatasi pertumbuhan orang harus harapkan suatu kemunduran di (dalam) bahan gizi pengambilan yang (mana)  akan dicerminkan di (dalam) foliar bahan gizi mengukur. Pertimbangan seperti (itu)  tidak mungkin untuk;menjadi penting pada Ramu [di mana/jika] perubahan temperatur musiman kecil
2.17      Variasi Variasi berbeda di (dalam) pencarian makan kapasitas [dari;ttg] sistem akar mereka dan di (dalam) kapasitas mereka untuk menyuling/menyadap bahan gizi dari lahan spesifik. [Itu] [hanya;baru saja] variabilitas ini yang (mana)  berperan untuk varietal pantas tidaknya untuk lingkungan berbeda. Ramu tidak punya bukti percobaan/pengadilan [bahwa/yang] mempertunjukkan foliar bahan gizi kritis berbeda mengukur untuk variasi yang komersil [itu]. Bagaimanapun, fakta bahwa Q136 ratoon rotan nampak untuk menderita zat lemas kekurangan [yang] lebih dilafalkan dibanding variasi lain ketika [yang] tumbuh di bawah suatu selimut sampah boleh menyatakan bahwa sistem akar adalah lebih sedikit efisien di (dalam) pencarian makan untuk zat lemas. Variasi ini mungkin punya suatu foliar zat lemas [yang] kritis yang lebih rendah mengukur dibanding variasi lain di (dalam) penanaman.
2.18     Umur  Foliar bahan gizi tingkatan merosot dengan umur. Suatu cakupan normal untuk zat lemas daun akan 2% di (dalam) sumur muda tumbuh rotan [bagi/kepada] 1% di (dalam) rotan dewasa siap;kan untuk panenan. Nilai[lah di bawah 1% di (dalam) rotan hidup harus diperlakukan dengan kecurigaan. Rotan membuat pengambilan kemewahan zat lemas yang (mana)  mungkin (adalah) dicerminkan di (dalam) nilai-nilai sedikit lebih dari 2%.
2.19      Penyakit Rotan yang ditekankan oleh infeksi/peradangan penyakit mungkin telah menekan foliar bahan gizi tingkatan. daun Contoh harus tidak mengambil dari rotan diseased.
 Foliar bahan gizi kritis mengukur
 2.20     jadwal Yang dipasang menunjukkan foliar yang kritis mengukur untuk N, P dan K di (dalam) [pabrik/tumbuhan] dan ratoon rotan. Rekomendasikan aplikasi pupuk [yang] pengganti berdasar pada hasil [dari;ttg] percobaan/pengadilan bidang luas.
2.21     Kalium [Adalah] informasi berdampingan; berhadapan jadwal adalah tidak cukup untuk penafsiran data kalium yang benar. Pottasium seluruhnya bisa menyuling/menyadap dari jaringan/tisu daun rotan di (dalam) air dan oleh karena itu ungkapan tentang  tingkatan nya  dalam kaitan dengan perihal kering dapat menyesatkan. [Itu] jadilah lebih akurat untuk menyatakan ia/nya dalam kaitan dengan konsentrasi [yang] mengandung air nya sedemikian sehingga efek dari  rejim air yang berbeda  dapat siap ditafsirkan.
2.22      air Isi dari semua contoh daun ditentukan sebelum analisa dan analisa kalium dibuat pada [atas] perihal yang kering [itu]. Konsentrasi nya dalam kaitan dengan embun daun dihitung dari ungkapan:
K% tahap mengandung air= K% perihal kering ( 100-% leafmoisture)
                                                                      (% embun daun)

2.23     kalium Tingkatan memerlukan untuk adequancy adalah 0.49% di (dalam) tahap yang mengandung air pada 72% embun daun. [Tabel;Meja] berikut  harus menggunakan sebagai basis untuk menentukan apakah kalium adalah cukup atau tak satu  [muatan/indeks] embun daun berbeda pun .







% embun daun              tingkatan kritis K%Dm
60                                                           0.74
61                                                           0.76
62                                                           0.80
63                                                           0.83
64                                                           0.87
65                                                           0.91
66                                                           0.95
67                                                           0.99
67                                                           1.04
68                                                           1.09
69                                                           1.14
70                                                           1.20
71                                                           1.25
72                                                           1.32
73                                                           1.40
74                                                      1.47

Ringkasan Penafsiran

2.24     Setelah menyelesaikan [record/ catatan] lembar;seprai dengan hasil yang analitis dan data memerlukan untuk penafsiran, langkah-langkah berikut  harus diambil.
·         " Apa yang merupakan kelas rotan dan oleh karena itu apakah [yang merupakan] nilai genting yang sesuai?
·         " Menjadi [umur/zaman] rotan sesuai dengan bahan gizi tingkatan yang kritis yang sedang digunakan?
·         " Mempunyai pupuk telah diterapkan dan mempunyai penundaan [karena;sejak] aplikasi cukup bersama-sama dengan curah hujan uang masuk untuk rotan untuk mempunyai menyerap pupuk?
·         " Menjadi alat ukur curah hujan sesuai dengan bidang yang sedang dipertimbangkan?
·         " Apa yang merupakan curah hujan distribusi dan total curah hujan (tanda) terima untuk empat periode minggu sebelum sampling? Apakah (itu) cukup, bisa diterima atau berlebihan?

·         " Menjadi isi embun DARI  TVD daun bisa diterima?
·         " Apa yang merupakan N,P,K analisa? ( Sudahkah kamu membandingkan yang buta cek mencicip?)
·         " Jika semua pengujian data yang terdahulu langkah ini adalah bisa diterima tetapi ada bahan gizi tingkatan daun ekstrim, suatu pengujian [menyangkut] bidang mungkin (adalah) sesuai untuk lihat jika mungkin ada beberapa penjelasan.
·         " Membuat pujian/rekomendasi pupuk yang sesuai. Bagaimanapun, [sebelum/di depan] membuat ini adakah pertimbangan lain untuk diperhitungkan? Tebu menginap dan akses akan [jadi] sulit? Aplikasi adalah untuk dekat dengan panenan? Bidang adalah seluruh gappy/weedy akan menyatakan bahwa aplikasi pengganti tidaklah sesuai.






Penentuan dari  isi sampel kandungan tebu

 Pengukuran dari  isi air jaringan daun adalah suatu bagian dari penting foliar analisa. Penentuan diperlukan dengan sangat akurat sebab dasar memeriksa prosedur penentuan kadar air adalah sederhana pengukuran jarang  yang terperinci sesuai yang diperlukan.
Prosedur
1.     hujan atau Embun harus dibuang dari sampel sebelum sampel ditutup di lapangan, mengeringkan kantong insulasi pre-weighed. Berat/Beban dari  kantong harus [di]tertulis pada [atas] [itu] dengan suatu pena felt-tipped. Berat/Beban dari  dawai dan label terbaik ditentukan dengan  pengambilan rata-rata berat/beban sejumlah besar label disiapkan. Semua label harus buatan suatu jalan/cara standard ( dimensi sama dan berat/beban kartu, panjangnya [yang] sama [menyangkut] tali yang sama dll). Rata-Rata label berat/beban tali lebih harus mengecek mingguan.
2.     Contoh menimbang kantong dengan tali dan label. Berat/Beban dicatat. Kurangi[lah berat/beban dari  kantong dan rata-rata label berat/beban tali lebih untuk memperoleh weight,Wgm yang basah
3.     Contoh diikat dengan tali dan label yang sama dan yang mengeringkan di (dalam) oven.
4.     Contoh Kantong dimatikan di dalam kering. Mereka ditandai untuk mengidentifikasi contoh [yang] mereka berisi?
5.     Setelah 24 jam di (dalam) oven yang  contoh kembali ke kantong contoh yang kering dan re-weighed. Ini diulangi berselang-seling sampai suatu berat/beban [yang] kering tetap dicatat. Kurangi[lah berat/beban dari  label dan kantong tali lebih dari berat/beban [yang] akhir ini untuk memperoleh berat/beban [yang] yang kering [menyangkut] contoh, D gm.
6.     Kemudian:

% Air= ( W-D) x 100
   W


Tuesday, 18 April 2017

Waktu-Waktu yang Makbul



Soal :
Dimana waktunya do’a yang paling makbul?




Jawab :
Ada kira-kira 30 waktu yang do’a pada waktu itu lebih dekat untuk di kanulkan oleh Allah, yaitu :
1.       Sesudah sembahyang lima waktu
2.       Di tengah malam buta
3.       Di malam Qadar
4.       Petang Kamis malam Jum’at
5.       Salah satu waktu di malam hari
6.       Di antara Adzan dan Qamat
7.       Ketika Musafir
8.       Ketika teraniaya
9.       Ketika bapak mendo’akan anak celaka
10.   Sesudah waktu Ashar hari Jum’at
11.   Pada hari Arafah
12.   Pada bulan Ramadhan
13.   Pada hari Jum’at
14.   Pada waktu Zuhur bulan Ramadhan
15.   Pada ketika mendengar Adzan
16.   Pada antara dua “hayya ‘alalfalah” qamat
17.   Sesudah qamat sembahyang
18.   Ketika berbaris dalam perang sabil
19.   Pada ketika berkecamuk perang sabil
20.   Pada waktu sujud
21.   Pada ketika membaca Al Qur’an
22.   Pada ketika Khatam Al Qur’an
23.   Pada ketika Iman membaca “waladl-dlalin”
24.   Pada ketika minum air zam zam
25.   Pada ketika mendengar kokok ayam
26.   Pada ketika dalam majelis zikir
27.   Pada ketika memejamkan mata mayat
28.   Pada ketika turun hujan
29.   Sesudah awal hari Arba’a
30.   Pada ketika melihat Ka’bah
31.   Pada ketika melempar jumrah di Mina
32.   Pada ketika dalam Ka’bah
33.   Pada ketika menziarahi maqam Nabi di Madinah

34.   Dan lain-lain

Sumber : Kumpulan Soal Jawab Keagamaan (K.H. Siradjuddin ‘Abbas)