Sunday, 8 May 2016

Ilmu Mengungguli Amal

Para shahabat bertanya :
"Ya Rasul, manakah amal perbuatan yang paling utama?".
Jawabnya :
"Berilmu tentang mengenal Allah".

Argumentasi :
Ilmu mengungguli amal, sebab dengan adanya ilmu sekalipun amal kecil dapat di rasakan manfaatnya, tetapi tanpa ilmu sekalipun amal besar/banyak tiada manfaatnya.
Maka dengan demikian dapat di tarik kesinpulan bahwa : "Nilai ilmu lebih berharga daripada amal ibadah, dan sudah menjadi ketentuan wajib bagi orang yang beramal ibadah, di barengi dengan ilmunya, pelanggaran ketentuan tersebut berakibat sia-sia amal ibadahnya, bagai debu berhambur di tiup angin".

Nabi Muhammad saw. bersabda :

"Memandang wajah seorang 'alim adalah ibadah".

Duratun Nasihin bab Fadilah Ilmu

Ciri-ciri Penghuni Surga Neraka

Nabi Muhammad saw. bersabda :

"Sungguh, Allah menjadikan manusia atas 8 perkara, empat bagi penghuni surga dan empat lainnya bagi penghuni neraka".

Rincian masing-masing adalah sebagai beriku :

4 perkara bagi penghuni surga, yaitu :
1. Wajah manis, peramah, dan jaih dari cemberut,
2. Lisan fashih, jelas tutur katanya, tiada berbelit-belit,
3. Hati takwa kepada Allah, di wujudkan dalam perbuatan nyata hidup sehari-hari, sesuai syariat agama Islam,
4. Tangan dermawan, suka memberi dan membantu yang lemah, serta membelanjakan ke jalan Allah, dari harta yang di usahakan dengan jalan halal.

4 perkara bagi penghuni neraka, yaitu :
1. Wajah muram, suka marah, dan cemberut,
2. Lisan keji, suka berkata jijik, mungkar dan menyakitkan lawan bicara, adu domba, hasud, menggunjing dan dusta,
3. Hati keras, bagaikan batu karang dalam mengingkari kebenaran, agama dan lazim di sebut berkepala batu,
4. Tangan kikir, lazim di sebut suka menggenggam tangannya demi kepentingan umum dan agama.

Duratin Nasihin bab Fadilah Ilmu

Keutamaan Ilmu

Nabi Muhammad saw. bersabda :

"Meninggalnya seorang 'alim, berarti pertanda binasanya alam semesta".

Di dalam kitab Al-Kawasyi di jelaskan :
"Siapa mencaci maki seorang 'alim dengan ucapan keji, seperti bersetubuh, maka kufurlah dia, dan istrinya terthalaq ba'in menurut Muhammad dan ahli-ahli agama".
Hal serupa juga di nyatakan oleh Ash-Shadrisy-Syayid :
"Siapa menghina orang 'alim, kufurlah dia dan istrinya berthalaq ba'in". (Fatawa Badi'id Din)