Saturday, 14 March 2015

Cara Mengawinkan/Menyilangkan Tanaman Tebu (Saccharum officinarum)

Banyak yang tidak tau jika tanaman tebu dapat di kawinkan. Bahkan, banyak juga yang tidak tau jika tanaman tebu memiliki biji yang dapat di tanam layaknya padi atau jagung. Nah, dari adanya biji tersebut, maka salah satu pemuliaan (breeding) tanaman tebu adalah dengan mengawinkan bunga tebu. Penasaran?
Kali ini saya akan membagikan cara atau tahapan menyilangkan tanaman tebu. Tanpa panjang lebar, saya berikan dalam bentuk foto agar mudah di pahami.

1. Penentuan bunga jantan atau betina
Bunga di anggap jantan adalah bunga yang memiliki jumlah polen yang banyak. Begitu juga sebaliknya. Bagaimana cara mengetahui jumlah polennya? Ya tinggal cari bunga yang sudah mekar 25%, kemudian bungkus dengan kertas minyak berwarna putih. Tunggu sekitar 3-5 hari. Buka dan perhatikan polen yang ada. Polen tanaman tebu berwarna kuning, jadi semakin banyak bercak atau gumpalan kuning, maka semakin banyak juga polennya.
Bunga Tebu yang bunting (kiri) dan mekar (kanan)


2. Pemasangan Bambu Penyangga Bunga Jantan
Apabila sudah di tentukan bunga mana yang di jadikan betina dan mana yang di jadikan jantan, saatnya memasang penyangga untuk bunga jantan. Kenapa? Karena bunga jantan nantinya di potong dan kemudian di dekatkan dengan bunga betina. Penyangga ini biasanya terbuat dari bambu yang panjangnya 4-6 meter tergantung tinggi bunga betina. jika di khawatirkan roboh, sebaiknya bambu tersebut di beri penopang.

Bambu penyangga plus 3 penopangnya

Post a Comment