Thursday, 25 December 2014

Tata Cara Menyilangkan Bunga Tebu (Saccharum Officinarum)

Setelah melihat kembali blog saya, ternyata belum ada satupun yang membahas masalah bagaimana cara menyilangkan bunga tebu. Padahal blog ini niatnya untuk memberikan informasi mengenai tebu.
Okelah, langsung saja saya berikan bagaimana cara menyilangkan tebu. Tahap per tahap. Jangan lupa, semua alat dan bahan di persiapkan terlebih dahulu supaya tidak kerepotan di tengah jalan.




  1. Pilih varietas untuk tetua betina yang akan disilangkan dengan syarat skor pollen rendah (0, 1, 3 atau 5), memiliki karakteristik yang baik, daun bersih, bebas hama / penyakit dan brix tinggi ( > 18.0).
2.       Gali tanah di dekat batang tebu yang akan disilangkan dan menjadi tetua betina sedalam 50 cm.
3.       Pasang batang bambu dan beri penyangga agar kuat menahan lampion dari beban dan angin.
4.       Pasang lampion tepat di atas bunga betina dan ikat kuat dengan menggunakan tali rafia dan potongan karet dan pastikan semua bunga betina tertutup kerodong lampion.
5.       Pilih varietas untuk tetua jantan yang akan disilangkan  dengan syarat skor pollen tinggi (5, 7, atau 9), memiliki karakteristik yang baik, daun bersih, bebas hama / penyakit, brix tinggi ( > 18.0) dan memiliki bunga yang cukup ketika tetua jantan diganti.
6.       Potong batang tebu dengan miring yang telah ditentukan menjadi jantan dan pastikan ujung batang bawah ditumpulkan agar tidak menusuk tempat larutan hawai.
7.       Masukkan bunga jantan ke dalam lampion dan pastikan posisi ¼ bagian bunga jantan lebih tinggi dibandingkan bunga betina.


8.       Masukkan larutan Hawai sebanyak 1,5 liter ke dalam plastik PE dan ikat dengan menggunakan karet tepat di batang bawah tanaman tebu bunga jantan dan pastikan bagian bawah batang tebu terendam larutan Hawai.
9.       Proses persilangan memerlukan waktu selama 15 hari.
10.   Tetua jantan diganti setiap 3-4 hari sekali tergantung pada kesegaran bunga dan setiap pergantian tetua jantan menggunakan larutan Hawai yang baru.
11.   Goyang tanaman persilangan tersebut setiap hari antara pukul 05.00-06.00 pagi.
12.   Setelah hari ke-15, buang tetua jantan dan ganti lampion persilangan dengan menggunakan lampion penuaan.


13.   Periksa bunga tebu yang dituakan setiap hari.
14.   Panen bunga tebu yang dituakan setelah 30 hari di penuaan (apabila tebu tersebut patah / rusak bunga segera di panen) dan pastikan label kombinasi tetap terikat pada kantong penuaan dari kain.
15.   Jemur bunga tersebut di bawah terik matahari pada siang hari dan masukkan ke  ruangan pengeringan yang dilengkapi dengan dehumidifier pada malam hari selama 4 - 7 hari.
16.   Apabila tidak ada panas matahari, bunga tebu tidak perlu dikeluarkan dari ruangan pengeringan.
17.   Pastikan kelembaban ruangan pengeringan 40-45 % dan ruangan tertutup rapat.


Bagaimana? Pusing? Atau paham? Apabila ada yang ingin di tanyakan, silahkan di tulis di kolom komentar. Terima kasih...
Post a Comment