Saturday, 13 December 2014

Pengalaman Menggunakan Fasilitas BPJS


Beberapa waktu yang lalu buah hati saya mengalami diare. Setelah di periksakan ke dokter umum (dokter fasilitas pertama BPJS) di Slawi – Tegal dengan dokter Maria. Sebenarnya saya tidak ikut, karena memang saya bekerja di Lampung. Beberapa saat menunggu antrian, akhirnya putri saya di panggil masuk kamar periksa dan di diagnosa terkena Diare Akut Dehidrasi Sedang. Jika di lihat performa fisik anak saya, tidak akan terlihat bahwa anak saya sakit. Hanya saja, tanda-tandanya sering buang air besar. Tapi oleh dokter, di jelaskan bahwa anak saya sudah mengalami dehidrasi. Bisa di lihat dari bibir yang kering dan ubun-ubun cekung.


Malam itu juga, dokter merujuk anak saya untuk di rawat di rumah sakit. Pilihan pertama jatuh di RSUD Dr. Soeselo Slawi – Kabupaten Tegal. Langsung anak saya masuk ke IGD. Di dalam ruangan IGD, di jelaskan bahwa anak saya merupakan pasien BPJS. Sebelumnya, sewaktu istri saya menelpon saya member kabar bahwa anak saya sakit, saya mewanti-wanti, apabila rumah sakit beralasan kamar penuh, langsung minta kelas yang lebih tinggi. Kebetulan, saya menggunakan BPJS mandiri yang iuran per bulan 59.500 rupiah. Saya piker, kalau kelas 1 penuh, masuk ke kelas VIP pun tak masalah. Ternyata setelah di cek oleh petugas, ada ruangan kelas 1 yang kosong.



Sebelum masuk ke ruangan, istri saya di beri pilihan dokter spesialis anak, antara dokter Hanis dan dokter Fajar. Istri saya memutuskan memilih dokter Fajar, karena memang saya dan keluarga puas dengan pelayanan dokter Fajar, terutama ketika menangani anak pertama saya, Danial. Ya, walaupun beberapa waktu yang lalu terkena masalah ketika Bupati Enthus melakukan sidak ke rumah sakit ini.
Setelah mendapat infuse, putrid saya langsung di bawa ke ruangan Anggrek, ruangan khusus bayi dan balita. Sesampainya di ruangan, istri saya di ingatkan untuk melaporkan status BPJS kepada administrasi ruangan. Maksudnya di sini, administrasi ruang perawatan Anggrek dimana di situ semua aktifitas dan perkembangan anak saya di catat. Oiya, putri saya masuk hari Kamis malam Jum’at.

Hari Jum’at saya meluncur pulang, dan sampai Tegal hari Sabtu sore. Saya lihat anak saya masih normal, hanya sedikit rewel. Mungkin karena infuse yang membuat nyeri di tangan. Kalau untuk masalah perawatan orang sakit, saya kira semua sama.



Hari Selasa siang, dokter Fajar berkunjung dan memeriksa anak saya, dan di nyatakan sudah boleh pulang. Kemudian saya menghubungi penanggung jawab ruangan di ruang administrasi. Saya diberikan 2 lembar file, yang 1 file Lab, dan yang 1 file jumlah biaya yang harus di bawa. Untuk fil Lab, saya hanya di minta untuk memfotokopi saja. Sedangkan file jumlah biaya, saya di minta untuk membawanya ke kasir yang berada di depan rumah sakit.

Setelah memfotokopi, saya langsung memasukkan file tagihan tersebut ke kasir dan di suruh menunggu. 5 menit menunggu, slip pembayaran keluar, dan LUNAS. Wow, saya pikir, sederhana sekali. Slip pembayaran tersebut saya serahkan kembali ke penanggung jawab ruangan beserta file Lab. Kemudian saya di beri lagi resep obat yang harus di ambil di apotik. Dan ternyata banyak sekali obat yang di berikan, bahkan ada infusnya juga. Saya kira semua untuk anak saya, ternyata untuk mengganti infus yang kemarin di pinjam. Beberapa kali memang kecepatan tetesan infuse tidak stabil, kadang terlalu cepat, kadang terlalu lambat.



Oke, setelah semua saya urus, saya hanya di beri obat berupa sirup untuk pengganti obat injek, seperinya itu antibiotik. SELESAI. KAMI PULANG.

Teman, saya memiliki beberapa saran dan nasehat  untuk kalian yang sedang sehat :
1.       Kalian tidak selamanya sehat.
2.       Ketika kalian sakit, kalian tidak akan sempat memikirkan hal-hal yang remeh temeh, apalagi pendaftaran BPJS.
3.       Bantulah keluarga anda untuk mendaftarkan keanggotaan BPJS, karena akan sangat membantu kalian.
4.       Jikalau kalian tidak sakit, bersyukurlah, karena walaupun gratis dan di rawat di kelas 1 pun, rasanya tidak akan enak.
5.       Selalu penuhi kewajiban untuk membayar iuran BPJS kalian, karena ada orang lain yang sedang menunggu kewajiban kalian.
6.       Berdo’alah selalu di berikan kesehatan.


Post a Comment