Tuesday, 23 December 2014

Pengalaman Mengendarai Mobil Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia

New Avanza

Mobil ini bisa di bilang mobil sejuta umat. Mobil ini juga mobil yang paling susah di salip. Bagaimana tidak, jika anda menyalip mobil di depan anda, niscaya, tidak sampai 5 menit, mobil yang sama sudah ada di depan anda.
Saya sudah pernah mengendarai mobil ini, baik yang versi lawas maupun yang model baru. Untuk toyota avanza, kapasitas terkecil adalah 1.300 cc dan terbesar adalah 1.500 cc (tipe S). Sedangkan Daihatsu Xenia ada yang bekapasitas 1.000 cc (tipe Mi dan Li), dan 1.300 cc (tipe Xi). Kalau untuk model baru, saya kurang paham. Maklum, perkembangan industri mobil saat ini sangat cepat.
Rute terjauh saya membawa mobil jenis ini adalah dari Lampung ke Jakarta dan sebaliknya. Saya kira, mobil ini memang di rancang untuk mobil keluarga Indonesia. Saya tidak tau riset yang di lakukan berapa lama, tapi memang mobil ini yang paling pas untuk Indonesia. Sudah harga tidak terlalu mahal, ada 3 baris kursi yang dapat di muati oleh minimal 6 penumpang termasuk sopir, bagasi luas, mobil hemat, dimensi tidak terlalu besar, ground clearence yang tinggi. Belum lagi yang toyota avanza yang memiliki pendingin udara double blower. Lengkap lah sudah.

Mantap susunan bangkunya


Mobil ini memiliki penggerak roda belakang, dimana saat mobil memiliki muatan penuh atau tanjakan, mobil ini akan terasa lebih ringan tarikannya dibandingkan dengan penggerak roda depan. Saya pernah membawa orang sebanyak 7 orang termasuk sopir, dan barang bawaan penuh dari Lampung ke Jakata melewati jalan lintas pesisir timur sumatera, sangat nyaman sekali. Tidak ada perasaan berat di belekang (seperti pada Nissan Livina). Di tikungan juga mobil ini menjadi lebh mantap. Hanya saja, memang tarikannya agak berat. Maklumlah, muatan penuh. Di jalan tol saja saya hanya berani membawa maksimum 110 kpj. Saya tidak berani lebih, khawatir ban pecah atau lainnya.
Ketika saya kembali dari Jakarta ke Lampung, saya hanya sendiri. Itupun tidak ada masalah. Tidak ada perasaan melayang ketika di kecepatan tinggi (untuk yang model baru ya). Kalau yang model lama, dahulu saya pernah mengendarainya, tapi masih ada perasaan melayang. Mungkin ini salah satu perbaikan yang dilakukan pabrikan. Di jalan tol, saya berani membawa hingga kecepatan 140 kpj. Luar biasa.

Ga tau, kok setirnya bisa di kiri


Saya kira tidak ada yang bisa saya sampaikan lagi. Jika di hitung dengan skala 1-10, saya beri nilai 8. Yang kurang cuma goyangan di bangku penumpang yang agak kasar.

Mengendarai New Avanza dari Jakarta - Lampung

Jika anda ingin membeli mobil, dan ini merupakan mobil pertama anda, maka saya sarankan anda membeli mobil ini. Terutama mobil Toyota Avanza. Selain semua keluarga anda terangkut, harganya juga masuk akal. Bayangkan bila ketika lebaran, dan keluarga anda harus ikut. Anda tidak perlu membeli mobil yang kelas tertinggi, cukup beli tipe G saja. Sebenarnya saya juga ingin membeli mobil ini, tapi menurut istri saya masih terlalu besar, jadinya cukup beli Daihatsu Ayla saja. Metik pula. Saya cukup naik angkutan umum. Hahahaha....

Beberapa artikel menarik lainnya :
Post a Comment