Thursday, 23 October 2014

Bekerja di Sekincau, Lampung Barat

Setiap 2 minggu sekali saya selalu ke Sekincau, Lampung Barat, untuk mengecek kebun persilangan di sana. Jarak yang cukup jauh (200 km) kadang membuat saya sudah capek duluan sebelum bekerja. Sebagai gambaran, jalan menuju Lampung Barat, sangat berkelok-kelok dan membuat pusing bagi yang belum biasa. Menanjak setinggi 1.200 mdpl untuk mencapai lokasi. Dan malamnya, harus di hadapkan oleh dinginnya udara di sana.
Tapi ingat, ini waktunya bekerja, bukan untuk berkeluh kesah. Secapek-capeknya perjalanan, saya selalu mencoba membuat diri senyaman mungkin. Misal, dengan makan, mengobrol dengan tenaga, berjalan, jalan di kebun sambil mengecek kebun, dan lainnya.
Malamnya sambil beristirahat saya sempatkan untuk berembug mengenai pekerjaan apa yang harus kita lakukan. Program apa yang harus kita jalankan. Saya kira berdiskusi sangat membantu saya dalam bekerja. Karena saya tidak berada disini setiap hari.
Pagi berikutnya sayapun harus langsung ke kebun, untuk memastikan program berjalan sesuai rencana. Terkadang. Ada perubahan tak terduga yang di sebabkan oleh cuaca buruk ataupun tenaga yang kurang. Siangnya saya kembali ke Lampung Tengah lagi.
Semoga apa yang saya lakukan ini menjadi berkah. Amin.

Post a Comment