Tuesday, 30 September 2014

Kisah Gus Dur - part 1

Akhir-akhir ini saya sedang senang mendengarkan ceramah agama. Baik berupa video maupun hanya mp3 saja. Yang menjadi favorit saya adalah KH Zainuddin MZ. Kemudian Prof. Dr. KH Said Aqil Siradj, MA.

Ada beberapa petikan menarik yang saya dengarkan cukup menggelitik dan membuat saya terngiang ngutang. Terutama apabila mengenai Gus Dur. Beliau, KH Said menceritakan sebuah kisah yang di ceritakan oleh Gus Dur.



Ada seorang bapak datang ke Gus Dur dengan perasaan sulit (istilahnya curhat). Bapak itu berkata bahwa beliau memiliki banyak masalah. Mulai dari usaha menurun, istri minggat, dan lain-lain. Kemudian dengan entengnya Gus Dur bertanya. 'Kamu bisa mengatasi ga?'. Bapak itu pun berkata, 'Bisa Gus'. Kemudian Gus Dur menanggapi, 'La terus masalahnya apa? Kan kamu sudah bisa mengatasi masalahmu, ga usah di pikir kalo gitu'.

Kemudian beberapa waktu kemudian datang seorang pemuda, dengan masalah yang menumpuk pula. Sang pemuda menceritakan kesulitannya kepada Gus Dur. Pertanyaan yang sama di ajukan Gus Dur, 'kamu bisa mengatasi ga?'. Pemuda itu menjawab, 'ga bisa Gus, terlalu sulit buat saya'. Gus Dur pun kembali menjawab dengan entengnya, 'ya sudah, ga usah di pikir, wong kamu ga bisa menyelesaikannya kok'.

Dari sini bisa kita ambil nasehat, bahwa kesulitan yang di berikan oleh Allah, tidaklah terlalu merasa sulit berlarut-larut. Cukuplah dengan mengukur diri sendiri, apakah kita mampu atau tidak. Jika mampu, lanjutkan selesaikan masalahnya. Jika tidak mampu, ya jangan terlalu memaksakan diri, toh kita tau kalau tidak mampu.
Sekian dulu. Terima kasih
Post a Comment