Wednesday, 1 January 2014

Keuntungan Sholat Berjamaah (dalam tinjauan keduniawian dan kemasyarakatan)



Kali ini saya akan menuliskan keutamaan sholat berjamaah di masjid. Bukan dalam kerangka keagamaan, tetapi dalam kerangka sosial kemasyarakatan dan keduniawian. Langsung saja kita mulai, keutamaan sholat berjamaah di masjid ialah :
1.       Bertemu dengan tetangga atau teman
Sebenarnya ini tiap saat bisa dilakukan setiap saat, kalau anda merupakan orang yang memiliki kebebasan waktu dan tetangga anda juga demikian. Namun apabila anda adalah seorang pekerja yang memiliki jadwal rutin, misal, masuk kerja pukul 08.00 kemudian baru pulang pukul 17.00, tentu sholat berjemaah di masjid merupakan momentum tepat untuk bertemu dan bertegur sapa kepada tetangga. Tapi ya, jangan menegur ketika sedang beribadah. Selalu ada waktu antara sebelum dan sesudah sholat di lakukan. Hal ini terutama pada sholat mMagrib dan sholat Isya. Jika anda mampu, sholat Subuh juga lebih baik. JIka mampu lagi, kelima sholat wajib lebih baik lagi tentunya. Kecuali sholat berjamaah dilakukan di kantor, maka kita akan bertemu dengan teman sepekerjaan lain divisi atau departemen. 


Ilustrasi sholat berjamaah


2.       Belajar tepat waktu dan disiplin
Ketika kita memutuskan untuk ikut sholat berjemaah di masjid, sebenarnya kita sudah melakukan sebuah tindakan disiplin. Disini (di tempat penulis), sering sekali berlaku jam karet. Apabila janjian pukul 11.00, baru pada datang pukul 11.30. Bagaimana dengan sholat berjamaah? Jika muazin sudah mengumandangkan iqomah, maka sudah tentu sholat berjamaah akan segera dimulai, tanpa tertunda. Okelah kita boleh terlambat ikut imam dan menjadi makmum masbuq, tapi tidaklah lama. Terutama yang kesulitan bangun pagi, ini merupakan metode yang tepat untuk melatih supaa bias bangun pagi. Coba anda bayangkan jika kita mengikuti sholat berjamaah di semua waktu sholat, alangkah tertib dan teraturnya hidup kita. 


Ilustrasi sholat berjamaah


3.       Mendapatkan info terbaru
Sehubungan dengan point no 1 di atas, apabila kita bertemu tetangga atau teman sekerja, pasti ada bahan yang di obrolkan, terutama yang sedang hangat-hangatnya. Biasanya ini dilakukan ketika menunggu antrian wudhu atau ketika akan memakai sepatu atau sandal. Misal, kita akan mendapatkan info kalau anak si G akan menikah bulan depan (padahal undangan belum disebar). Atau, si M sekarang lagi di rawat di rumah sakit karena DBD (wah, hars hati-hati sama nyamuk). Begitu juga dengan teman sepekerjaan, misal, kita mendapat info dari staf akunting kalau bonus akhir tahun dibayar tanggal 27 Desember (wah, udah lewat, belum cek saldo di bank). Atau info dari mandor panen kalau tebangan tinggal 200 Ha lagi (padahal dikira panen masih sebulan lagi). Informasinya selalu singkat dan padat. Selalu ada informasi terbaru keika kita bertemu orang lain.

Ilustrasi sholat berjamaah

4.       Mendapatkan rezeki tak terduga
Terkadang jika kita sholat berjamaah pada waktu isya, sering dilanjutkan dengan pengajian. Pengajian rutin tentu kita sudah tau jadwalnya. Namun adakalanya pengajian dilakukan diluar jadwal yang ada, misalnya karena ada yang syukuran. Nah, kalau pas ada pengajian, jangan langsung pulang. Ikutlah pengajian. Banyak ilmu baru yang akan kita dapatkan. Nah, rezeki itu kan tidak melulu dalam bentuk harta dunia, tapi juga ilmu.


Ilustrasi sholat berjamaah


5.       Belajar sabar
Ketika menjadi makmum, haruslah mengikuti imam yang memimpin sholat. Adakalanya imam sholat membaca surat pendek yang bagi kita panjang. Rasanya ingin mengakhiri sholat berjamaah ini, tapi rugi. Satu-satunya jalan adalah tetap mengikuti imam sampai dengan salam. Saya pernah membaca status FB dari K. H. Muhammad Arifin Ilham bahwa beliau pernah menjadi makmum dari Muammar Qoddafy, dan bacaannya hampir 100 ayat Al-Baqoroh. Ada yang mau mencoba?

 Status FB K.H. Muhammad Arifin Ilham



Demikian hanya pendapat pribadi saja. Maaf apabila ada salah kata. Saya sangat bersyukur apabila ada tambahan dari pembaca. Terima kasih.
Post a Comment