Sunday, 5 January 2014

Budidaya Tanaman Hortikultura


I . PERAWATAN TANAMAN
Tanaman Holticultura jenis tanaman keras seperti mangga, rambutan, durian, kelemgkeng, nangka, cempedak, termasuk jenis tanaman buah-buahan yang buahnya tahunan atau musiman, cara perawatan tanaman dibagi menjadi tiga bagian yaitu :
Ø  Sebelum berbuah
Ø  Pada waktu berbuah
Ø  Setelah berbuah

I.1. Sebelum berbuah
            Perawatan tanaman sebelum berbuah meliputi pembersihan gulma / rumput, penyiraman dan pengendalian dari hama dan penyakit. Yang paling penting dalam perawatan tanaman sebelum berbuah harus menjaga kesehatan dan pertumbuhan akar, batang dan daun tanaman yaitu :
-          Jangan sampai ada akar yang putus pada waktu membersihkan rumput disekitar tanaman.
-          Jangan sampai ada batang yang tergores atau terluka (kalau ada batang yang tergores atau terluka / harus dipotong, maka bekas potongannya atau bekas lukanya harus dibalut dengan plastik / isolasi / lilin supaya tidak dimasuki hama penyakit.
-          Jangan sampai daun pecah dan menjaga daun tetap segar (dengan cara menyiram tanaman, penyemprotan daun dengan insektisida serta pemupukan).

I. 2. Perwatan waktu berbuah
            Perawatan tanaman pada waktu tanaman berbuah meliputi pembersihan gulma, penyiraman dan pengendalian hama dan penyakit pada tahapan perawatan ini sebenarnya sama dengan pada tahap sebelumnya bedanya pada tahap ini tanaman tidak perlu di pupuk. Kalaupun perlu dipupuk, diperbanyak unsur K nya.

I . 3. Perawatan setelah berbuah
Perawatan tanamn setelah berbuah sama dengan perawatan sebelum berbuah, yang perlu diperhatikan pada tahapan ini, bekas tangkai buah harus dipotong dan ranting ranting dibatang harus dibersihkan.


II. PEMUPUKAN TANAMAN
            Pemupukan tanaman dilakukan setelah proses perawatan. Jenis pupuk yang digunakan adalah pupuk N, P, K ditambah dengan pupuk kompos / pupuk kandang. Waktu pemupukan dilakukan disaat tanah disekitar pangkal batang kondisi basah / tidak kering. Cara pemupukan :
-          Tanah digali sedalam 10 – 15 cm
-          Jarak galian dengan pangkal batang 1 – 2 meter atau dibawah daun terakhir mengelilingi pangkal batang.
-          Pupuk ditabur merata lalu ditutup dengan tanah dan disiram.

Tabel konsentrasi pupuk berdasarkan waktu dan umur tanaman
No
Umur
Tanaman (Th)
Konsentrasi
NPK
Waktu
Pemupukan

1
2


0 – 1
1 – 2
> 2

60 gram /batang
100 gram /batang
125 gram /batang

2 bulan sekali
2 bulan sekali
3 bulan sekali



III. PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT
            Pengendalian hama dan penyakit dilakukan setiap saat diwaktu tanaman terserang hama dan penyakit.Untuk mengimunisasi tanaman dari serangan tersebut diberi insektisida butiran (Furadan / Petrofur) pada usia tanaman belum masa berbuah, 3 bulan sekali. Pada tanaman yang sudah masa berbuah, sebaiknya tidak menggunakan Insektisida carbofuran (Petrofur / Furadan) karena resido obatnya dikhawatirkan masuk ke dalam buah.


Tabel konsentrasi dan jenis insektisida untuk pengendalian hama dan penyakit
Jenis Hama
Jenis Insektisida
Dosis
Keterangan
- Penghisap buah
(Helopeltis SP)
- Kutu Daun
(Myzuspersicae)


- Penggerek batang

Arivo 30 EC

Arivo 30EC



Petrofur / Furadan
0.5 – 1 ml /ltr.

1 – 2 ml /ltr.



20 – 25 gram /btg.
- Disemprotkan sampai merata

- Apabila populasi atau Intensitas
Serangan tinggi pengendaliannya berkali kali sampai serangan tuntas.
- Ditaburkan di akar, bila perlu disuntikkan di batangnya.


IV. PERALATAN YANG DIPERLUKAN

No
Nama Alat dan Safety
Untuk Keperluan
1
2
3
4
5

6
7
8
9
Cangkul
Koret
Sabit
Gergaji
Gunting Stek

Pisau lipat
Knapsak
Bor Kayu
Masker, sarung Tangan dan sepatu
Untuk membersihkan tanaman dari gulma
Untuk membersihkan tanaman dari gulma
Untuk membersihkan tanaman dari gulma
Untuk memotong batang tanaman yang sudah kering
Untuk memotong ranting ranting pada batang dan -memotong tangkai buah pada waktu panen
Untuk Okulasi
Untuk penyemprotan tanaman
Untuk penyuntikan tanaman
Untuk Safety  pekerja pada waktu pengendalian hama dan penyakit

Demikian tulisan singkat mengenai perawatan tanaman keras, kiranya dapat di pergunakan sebagai bahan pelaksanaan perawatan tanaman.
Post a Comment