Saturday, 25 June 2011

STEVIA

1. Asal => Paraguay (Amerika Selatan) dengan nama asli Khaa-he-he yang berarti Sweet Herb atau disebut juga Sweet Honey Leaf
2. Ditemukan oleh : MS Bertoni 1888
3. Klasifikasi : Kingdom : Plantae
Order : Asterales
Family : Asteraceae (bunga matahari)
Genus : Stevia Cav.
Spesies (ada 240 species ) termasuk :
 Stevia Eupatoria
 Stevia Ovata
 Stevia Plummerae
 Stevia Rebaudiana
 Stevia Salicifolia
 Stevia Serrata
4. Yang banyak ditanam adalah Stevia Rebaudiana (sweet honey leaf)
5. Produksi terbaik bila ditanam pada kondisi :
 Wilayah yang masa pertumbuhan panjang
 Tidak ada pengaruh Frost (musim dingin)
 Intensitas cahaya tinggi
 Temperatur hangat
6. Tidak tahan stress air ataupun kondisi tergenang, jadi drainase harus baik.
7. Tidak tahan kondisi saline.
8. Dapat tumbuh pada PH 4 – 5, lebih baik pada PH 6,5 – 7,5.
9. Hari pendek (penyinaran pendek) menyebabkan berbunga.
10. Biaya terbesar adalah pada kegitan transplanting dan weed control karena semua dikerjakan manual.

I. Land Preparation and Planting
1. Brushing
2. Bajak I
3. Harrow I
4. Bajak II
5. Harrow II
6. Furrowing ; Jarak antar Furrow 50 cm dengan kedalaman 20 – 30 cm.
7. Basal Dressing
8. Tanam ; Transplanting tanaman polybag ke kebun (manual) jarak antar tanaman 40 cm.
9. Pre Emergence
10. Cultivasi, untuk weed control (kedalaman Tyne = 10 – 15 cm)

II. Perbanyakan, persiapan bibit
A. Dari biji
1. Produksi biji terbaik yang pernah dicapai 8 kg / Ha dan cukup untuk 200 Ha kebun komersial.
2. Germinasi rendah < 50 %.
3. Biji akan Germinasi setelah 6 hari setelah di tebar.
4. Memproduksi biji juga sangat tidak menentu hasilnya terutama pada daerah yang masa pertumbuhan panjang.
5. Germinasi paling bagus pada kondisi banyak cahaya dan suhu hangat.
6. Harus disemai lebuh dahulu pada nampan semai, kemudian pindah ke polybag dan dari polybag transplanting ke kebun. Umur transplanting ke kebun adalah 6 – 7 minggu setelah semai.
B. Vegetatif (stek batang)
1. Lebih cepat tumbuh dan berkembang dari pada yang berasal dari biji.
2. Hasil biomassa lebih tinggi.
3. Stek dapat diambil dari : stek batang, ujung cabang / ranting, mahkota bunga dan semua bias berakar pada tanah lembab atau dapat dibantu dengan hormon penumbuh akar.
4. Stek dari ujung cabang paling bagus karena lebih cepat berakar dan tumbuh.
5. Stek tanaman dapat langsung tanam pada polybag dan setelah berumur 6 – 7 minggu ditransplanting ke kebun.


III. Fertilizing
Urea TSP Kcl
Basal Dressing (kg/Ha) 15 50 50
Top Dessing (kg/Ha) 140 0 0


IV. Weed Control
A. Chemical
1. Pre Emergence : setelah aplikasi tanam
 Herbicide : diuron ?
 Dosis : ?
2. Post Emergence Setelah tanam sebelum Canopy
 Herbicide : ?
 Dosis : ?
B. Mechanical
1. Leaf Tyne : Bisa dilakukan setelah tanam s/d tractor bisa lewat (umur…?…)
 Kedalaman 10 – 15 cm
 Mengendalikan gulma di antara baris (Row) tanaman
2. Hand weeding : Setelah tanam smpai dengan tanaman canopy (umur…?…)
 Mengendalikan gulma dalam baris tanaman.




V. Harvesting
1. Dapat dipanen pada saat tinggi tanaman mencapai 40 – 60 cm (umur…?..)
2. Panen terbaik pada saat sebelum berbunga sehingga diperoleh biomasa dan kandungan stevioside yang tinggi.
3. Yang dipanen adalah daun dan rantingnya.


VI. Pengeringan.
1. Daun dan ranting segar dikeringkan pada suhu 40 – 50 0 C dan akan kering dalam waktu 24 – 48 jam, atau dijemur pada panas matahari.
2. Bahan segar sebanayak 21.500 kg /Ha dikeringkan akan diperoleh 6000 kg /Ha bahan kering.
3. Bahan kering mengandung 3 – 10 % Stevioside dan Rebaudioside A 1 – 3 %.


VI. Economic.
1. Biaya produksi perhektar = 8500 Dollar Canada.
2. Hasil + 2850 kg /Ha bahan kering.
3. Break even point (BEP) : 2200 kg /Ha bahan kering.
Post a Comment